Rampeng Rampeng
Program Studi Pendidikan Dasar, Program Pascasarjana, Universitas Bosowa

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Metode Struktural Analitik Sintetik (SAS) Berbantuan Media Audiovisual Terhadap Keterampilan Membaca dan Menulis Permulaan Siswa Kelas 1 SDN. Bawakaraeng II Makassar Yusvita Sulhadri; Asdar Asdar; Rampeng Rampeng
Jounal of Primary Education Vol 6 No 2 (2026): Bosowa Journal of Education, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i2.6167

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode Struktural Analitik Sintetik (SAS) berbantuan media audiovisual terhadap keterampilan membaca dan menulis permulaan siswa kelas 1 SDN. Bawakaraeng II Makassar. Metode Struktural Analitik Sintetik (SAS) merupakan salah satu pendekatan yang dinilai efektif dalam pembelajaran membaca dan menulis permulaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian Quasi Eksperimental Design. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas 1 SDN. Bawakaraeng II Makassar, kelas 1A sebanyak 24 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas 1B sebanyak 24 siswa sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan meliputi pretest dan posttest untuk mengukur keterampilan membaca dan menulis permulaan siswa. Data dikumpulkan sebelum dan sesudah penerapan metode SAS berbantuan media audiovisual. Teknik analisis data yang digunakan yaitu statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Struktural Analitik Sintetik (SAS) berbantuan media audiovisual secara signifikan meningkatkan keterampilan membaca dan menulis permulaan siswa. Siswa menunjukkan peningkatan yang lebih besar dalam kemampuan membaca dan menulis setelah mengikuti pembelajaran dengan metode SAS. Penerapan metode Struktural Analitik Sintetik (SAS) berbantuan media audiovisual efektif dalam meningkatkan keterampilan membaca dan menulis permulaan siswa kelas 1 SDN. Bawakaraeng II Makassar. Pemberian bantuan media audiovisual memberikan pengalaman belajar yang menarik dan relevan, mendorong siswa untuk terlibat aktif dalam pembelajaran dan mengembangkan keterampilan membaca dan menulis permulaan mereka. This study aims to analyze the effect of the Structural Analytic Synthetic (SAS) method assisted by audiovisual media on the initial reading and writing skills of grade 1 students at SDN. Bawakaraeng II Makassar. The Structural Analytic Synthetic (SAS) method is considered an effective approach in early reading and writing instruction. This research uses a quantitative approach with a Quasi-Experimental Design. The sample in this study were 1st-grade students of SDN. Bawakaraeng II Makassar, class 1A totaling 24 students as the experimental class and class 1B totaling 24 students as the control class. The instruments used included pretests and posttests to measure students' initial reading and writing skills. Data were collected before and after the application of the SAS method assisted by audiovisual media. The data analysis techniques used were descriptive statistics and inferential statistical analysis. The results showed that the application of the Structural Analytic Synthetic (SAS) method assisted by audiovisual media significantly improved students' initial reading and writing skills. Students showed greater improvement in reading and writing abilities after participating in learning with the SAS method. The application of the Structural Analytic Synthetic (SAS) method assisted by audiovisual media is effective in improving the initial reading and writing skills of 1st-grade students at SDN. Bawakaraeng II Makassar. The provision of audiovisual media assistance provides an engaging and relevant learning experience, encouraging students to actively participate in learning and develop their initial reading and writing skills.
Pengaruh Teknologi Pembelajaran Berbasis Digital Terhadap Literasi Digital Pada Peserta Didik Kelas IV Di MIS Al Abrar Kota Makassar Fujiah Fujiah; Asdar Asdar; Rampeng Rampeng
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6085

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh teknologi pembelajaran berbasis digital terhadap kemampuan literasi digital peserta didik kelas IV di MIS Al Abrar Kota Makassar; dan (2) efektivitas teknologi pembelajaran berbasis digital dalam meningkatkan literasi digital. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi-experimental. Sampel penelitian terdiri atas 37 peserta didik sebagai kelompok eksperimen dan 33 peserta didik sebagai kelompok kontrol yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan meliputi angket dan tes literasi digital. Analisis data dilakukan dengan uji regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh positif dan signifikan penggunaan teknologi pembelajaran berbasis digital terhadap literasi digital peserta didik, dengan rata-rata skor literasi digital kelompok eksperimen sebesar 57,35, lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol sebesar 47,33; (2) penggunaan teknologi pembelajaran berbasis digital efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi digital, dibuktikan dengan nilai signifikan 0,000 < 0,05 dan koefisien regresi yang positif. Dengan demikian, teknologi pembelajaran berbasis digital terbukti mampu meningkatkan aksesibilitas, evaluasi, dan pemahaman peserta didik terhadap informasi digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan teknologi pembelajaran berbasis digital dapat menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan literasi digital peserta didik. Oleh karena itu, disarankan kepada guru dan sekolah untuk memaksimalkan penggunaan teknologi digital dalam proses pembelajaran. This study aims to determine: (1) the effect of digital-based learning technology on digital literacy skills of fourth grade students at MIS Al Abrar Makassar City; and (2) the effectiveness of digital-based learning technology in improving digital literacy. This research uses quantitative methods with a quasi-experimental design. The research sample consisted of 37 students as the experimental group and 33 students as the control group taken using purposive sampling technique. The instruments used include questionnaires and digital literacy tests. Data analysis was carried out with regression tests. The results showed that: (1) there is a positive and significant effect of using digital-based learning technology on students' digital literacy, with an average digital literacy score of the experimental group of 57.35, higher than the control group of 47.33; (2) the use of digital-based learning technology is effective in improving digital literacy skills, evidenced by a significant value of 0.000 <0.05 and a positive regression coefficient. As such, digital learning technologies are proven to improve learners' accessibility, evaluation and comprehension of digital information. This study concludes that the application of digital-based learning technology can be an effective strategy to improve learners' digital literacy. Therefore, it is recommended for teachers and schools to maximize the use of digital technology in the learning process.
Penerapan Pembiasaan Literasi dalam Pembentukan Karakter Peserta Didik UPT SPF SD Negeri Bawakaraeng II Kota Makassar Hamsah Hamsah; Asdar Asdar; Rampeng Rampeng
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6091

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pembiasaan literasi dalam pembentukan karakter peserta didik di UPT SPF SD Negeri Bawakaraeng II Kota Makassar. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian melibatkan kepala sekolah, guru, peserta didik, dan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah telah menerapkan program pembiasaan literasi secara sistematis melalui berbagai kegiatan, seperti membaca 15 menit sebelum pelajaran dimulai, program literasi mingguan, dan penyediaan pojok baca di kelas. Pembiasaan ini berkontribusi positif terhadap pembentukan karakter peserta didik, seperti tanggung jawab, rasa ingin tahu, kejujuran, dan sikap toleransi. Selain itu, keterlibatan orang tua dalam mendampingi peserta didik membaca di rumah memperkuat dampak program literasi ini. Namun, terdapat beberapa kendala, seperti terbatasnya koleksi buku bacaan dan rendahnya kebiasaan membaca peserta didik di rumah. Solusi yang diusulkan meliputi peningkatan jumlah buku melalui donasi dan pemberian penghargaan untuk memotivasi peserta didik. Nilai-nilai karakter rasa ingin tahu peserta didik tercermin dari kebiasaan peserta didik bertanya pada guru mengenai pelajaran, hal- hal yang mereka baca, dan lain-lain. Pembentukan karakter melalui budaya literasi ini terus dibiasakan untuk membentuk karakter peserta didik ke arah yang lebih baik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembiasaan literasi dapat menjadi strategi efektif dalam membentuk karakter peserta didik sekaligus mendukung Gerakan Literasi Sekolah (GLS) yang dicanangkan oleh pemerintah. This study aims to analyze the implementation of literacy habituation in shaping students' character at UPT SPF SD Negeri Bawakaraeng II, Makassar City. The approach used is descriptive qualitative, with data collected through observations, interviews, and documentation. The research subjects include the principal, teachers, students, and parents. The results indicate that the school has systematically implemented a literacy habituation program through various activities such as 15 minutes of reading before lessons begin, weekly literacy programs, and the provision of reading corners in classrooms. This habituation positively contributes to shaping students' character, such as responsibility, curiosity, honesty, and tolerance. Additionally, parents' involvement in accompanying students to read at home reinforces the impact of the literacy program. However, there are several challenges, such as limited book collections and students' low reading habits at home. Proposed solutions include increasing the number of books through donations and providing rewards to motivate students. The value of students' curiosity is reflected in their habit of asking teachers questions about lessons, the materials they read, and other related topics. Character development through literacy culture is consistently encouraged to guide students toward better character formation. This study concludes that literacy habituation can be an effective strategy in shaping students' character while supporting the School Literacy Movement (GLS) initiated by the government.