Eva Nurrahm Lukman
Program Studi Geografi, fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin.

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendidikan Lingkungan: Bahaya Membuang Sampah Sembarangan pada Siswa Kelas 1-3 SDN Inti Sungai Miai 11 Banjarmasin Eva Nurrahm Lukman; Annisa Putri
Jurnal Ilmiah Pengabdian Multidisiplin Vol 2 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Pubsains Nur Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69606/jipm.v2i1.464

Abstract

Pendidikan lingkungan sejak usia dini merupakan upaya strategis dalam menanamkan kesadaran dan perilaku peduli lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan sikap peduli lingkungan pada siswa kelas 1–3 SDN Inti Sungai Miai 11 Banjarmasin melalui sosialisasi pendidikan lingkungan, mengingat kondisi sekolah yang berada di kawasan perkotaan berbasis sungai dengan permasalahan sampah yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif edukatif dengan tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap persiapan meliputi observasi awal, koordinasi dengan pihak sekolah, penyusunan materi, serta penyiapan media dan instrumen. Tahap pelaksanaan dilakukan melalui sosialisasi pendidikan lingkungan kepada siswa. Evaluasi dilakukan melalui kuesioner, lembar observasi, dan refleksi kegiatan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa dengan rata-rata sebesar 36%, dengan peningkatan tertinggi pada indikator pemahaman bahwa sampah dapat menyebabkan banjir dan terendah pada indikator menjaga kebersihan. Hasil observasi menunjukkan seluruh aspek berada pada kategori baik hingga sangat baik dengan skor 3,4–3,7, di mana antusiasme siswa menjadi aspek tertinggi. Kegiatan ini efektif dalam meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan dikembangkan dengan pendekatan yang lebih variatif guna memperkuat pembentukan perilaku peduli lingkungan pada siswa sejak dini.
Pendidikan Lingkungan: Bahaya Membuang Sampah Sembarangan pada Siswa Kelas 1-3 SDN Inti Sungai Miai 11 Banjarmasin Eva Nurrahm Lukman; Annisa Putri
Jurnal Ilmiah Pengabdian Multidisiplin Vol 2 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Pubsains Nur Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69606/jipm.v2i1.464

Abstract

Pendidikan lingkungan sejak usia dini merupakan upaya strategis dalam menanamkan kesadaran dan perilaku peduli lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan sikap peduli lingkungan pada siswa kelas 1–3 SDN Inti Sungai Miai 11 Banjarmasin melalui sosialisasi pendidikan lingkungan, mengingat kondisi sekolah yang berada di kawasan perkotaan berbasis sungai dengan permasalahan sampah yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif edukatif dengan tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap persiapan meliputi observasi awal, koordinasi dengan pihak sekolah, penyusunan materi, serta penyiapan media dan instrumen. Tahap pelaksanaan dilakukan melalui sosialisasi pendidikan lingkungan kepada siswa. Evaluasi dilakukan melalui kuesioner, lembar observasi, dan refleksi kegiatan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa dengan rata-rata sebesar 36%, dengan peningkatan tertinggi pada indikator pemahaman bahwa sampah dapat menyebabkan banjir dan terendah pada indikator menjaga kebersihan. Hasil observasi menunjukkan seluruh aspek berada pada kategori baik hingga sangat baik dengan skor 3,4–3,7, di mana antusiasme siswa menjadi aspek tertinggi. Kegiatan ini efektif dalam meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan dikembangkan dengan pendekatan yang lebih variatif guna memperkuat pembentukan perilaku peduli lingkungan pada siswa sejak dini.