Paramarta, Andrew
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Modifikasi Aspal dengan Penambahan Ampas Kopi terhadap Kinerja Marshall pada Campuran AC-WC Paramarta, Andrew; Adi, Musyaffa; Djakfar, Ludfi; Kusumaningrum, Rahayu
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2026): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan limbah ampas kopi terhadap kinerja Marshall campuran Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC), menentukan kadar penambahan yang memenuhi spesifikasi, serta mengkaji potensi pemanfaatannya dalam mengurangi limbah organik. Penelitian ini menerapkan metode pencampuran basah (wet method), yaitu mencampurkan ampas kopi ke dalam aspal cair pada variasi kadar 3%, 5%, 7%, dan 9% terhadap kadar aspal optimum. Seluruh pengujian mengacu pada Spesifikasi Umum Bina Marga 2025 dan dilengkapi dengan analisis statistik untuk menilai pengaruh penambahan ampas kopi terhadap parameter Marshall. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar aspal optimum campuran AC-WC diperoleh sebesar 5,5%. Penambahan ampas kopi pada kadar 3% sampai 5% dari berat aspal optimum masih memenuhi persyaratan spesifikasi. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa penambahan ampas kopi tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap parameter Marshall, sehingga secara teknis dapat digunakan sebagai bahan aditif tanpa menurunkan kinerja campuran. Pada kadar 5%, ampas kopi mampu meningkatkan titik nyala dan titik bakar aspal masing-masing menjadi 338°C dan 344°C, serta menurunkan nilai penetrasi menjadi 37,2 dmm yang menunjukkan peningkatan kekakuan aspal. Namun demikian, nilai daktilitas menurun menjadi 41 cm. Penggunaan ampas kopi sebesar 2,75 kg per ton campuran AC-WC menunjukkan potensi yang baik sebagai alternatif pemanfaatan limbah organik pada konstruksi perkerasan jalan.