Mutiara Kumala Dewi
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kuat Lentur Balok Beton Bertulang Berdasarkan Umur dan Rasio Tulangan dengan Persentase Ground Granulated Blast Furnace Slag 20% dan Fly Ash 20% Mutiara Kumala Dewi; Ming Narto Wijaya; Lilya Susanti
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2026): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan beton bertulang dalam konstruksi masih sangat luas karena mampu menahan beban melalui kerja sama antara beton dan baja tulangan. Namun, penggunaan semen Portland dalam jumlah besar berdampak terhadap peningkatan emisi karbon, sehingga diperlukan material substitusi parsial yang lebih ramah lingkungan, seperti Ground Granulated Blast Furnace Slag (GGBFS) dan fly ash. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh umur beton dan rasio tulangan terhadap kuat lentur balok beton bertulang dengan substitusi GGBFS 20% dan fly ash 20%. Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan balok beton bertulang berukuran 10 cm × 20 cm × 100 cm dengan variasi umur beton 28 hari dan 56 hari, serta rasio tulangan A₁ = 0,00872 dan A₂ = 0,0130. Pengujian kuat lentur dilakukan menggunakan metode two-point loading hingga benda uji mengalami keruntuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio tulangan memberikan pengaruh paling dominan terhadap kuat lentur balok. Beban maksimum tertinggi diperoleh pada variasi rasio tulangan A₂ umur 56 hari sebesar 9470,8 kg, sedangkan tegangan lentur maksimum juga diperoleh pada variasi yang sama sebesar 27,778 MPa. Sementara itu, umur beton 28 hari dan 56 hari tidak menunjukkan peningkatan kuat lentur yang konsisten, karena pengaruh GGBFS dan fly ash lebih berkaitan dengan karakteristik beton berdasarkan umur, sedangkan peningkatan kapasitas lentur lebih dominan dipengaruhi oleh rasio tulangan. Kata kunci: kuat lentur, balok beton bertulang, rasio tulangan, umur beton, GGBFS.