Azzahra, Klarista
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Tingkat Pengangguran dan Kemiskinan terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Indonesia (Studi Kasus Kota Bekasi Tahun 2019 – 2024) Azzahra, Klarista; Sarah Ayuni Puspitaningrum
Jurnal Aplikasi Bisnis Volume 23 No.1 , Juni 2026
Publisher : Program Sarjana Terapan Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jabis.vol23.iss1.art2

Abstract

This analysis explores the correlation between poverty, unemployment, and the Human Development Index (HDI) in Bekasi City over a five-year period (2019–2024). Based on multiple linear regression estimates using BPS data, the findings reveal that fluctuations in the labor sector and community welfare levels do not significantly trigger shifts in the HDI. This suggests that other dominant factors, beyond these two variables, play a more substantial role in influencing the quality of life in Bekasi. The decline in the HDI in 2020 was primarily influenced by the COVID-19 pandemic, which led to increases in unemployment and poverty. These results underscore the importance of implementing policies focused on expanding employment opportunities and improving access to basic services as efforts to enhance the population’s quality of life. Keywords: Human Development Index, Unemployment, Poverty, Bekasi City, Human Development Analisis ini mengeksplorasi korelasi antara kemiskinan, pengangguran, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kota Bekasi selama rentang waktu lima tahun (2019–2024). Berdasarkan hasil estimasi regresi linear berganda terhadap data BPS, ditemukan bahwa perubahan pada sektor tenaga kerja dan tingkat kesejahteraan masyarakat tidak memicu pergeseran IPM secara signifikan. Hal ini menunjukkan adanya faktor dominan lain di luar kedua variabel tersebut yang lebih memengaruhi kualitas hidup di Bekasi, meskipun keduanya mengalami pola perubahan selama periode pengamatan. Penurunan IPM pada tahun 2020 terutama dipengaruhi oleh pandemi COVID-19, yang memicu peningkatan angka pengangguran dan kemiskinan. Hasil ini menegaskan pentingnya implementasi kebijakan yang diarahkan pada perluasan kesempatan kerja serta peningkatan akses terhadap layanan dasar sebagai upaya untuk memperbaiki kualitas hidup masyarakat. Kata Kunci: Indeks Pembangunan Manusia, Pengangguran, Kemiskinan, Kota Bekasi, Pembangunan Manusia