Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Manajemen Kepemimpinan Kepala Sekolah Terhadap Kompetensi Profesional Guru SMPN Di Kecamatan Tobadak Kabupaten Mamuju Tengah Markus Palungan; Mas’ud Muhammadiah; Burhan Burhan
Jounal of Primary Education Vol 6 No 2 (2026): Bosowa Journal of Education, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i2.6200

Abstract

Kepemimpinan kepala sekolah merupakan faktor strategis dalam meningkatkan mutu pembelajaran dan profesionalisme guru, khususnya di wilayah dengan keterbatasan akses pendidikan. Konteks geografis yang terpencil sering kali menimbulkan tantangan tersendiri dalam implementasi manajemen sekolah yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi manajemen kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi profesional guru di SMP Negeri Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah. Fokus penelitian diarahkan pada konteks daerah yang relatif belum banyak dijangkau dalam kajian manajemen pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologis, yang memungkinkan peneliti mengungkap makna pengalaman para informan secara mendalam. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan dokumentasi, yang dilakukan di dua sekolah, yaitu UPTD SMPN 1 Tobadak dan UPTD SMPN 3 Tobadak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah telah mengimplementasikan manajemen kepemimpinan secara fungsional dan adaptif. Gaya kepemimpinan yang diterapkan bersifat demokratis, yang tercermin dalam komunikasi yang terbuka, kolaboratif, dan hubungan yang harmonis dengan para guru. Kepala sekolah menjalankan perannya secara menyeluruh sebagai edukator, manajer, administrator, supervisor, pemimpin, inovator, dan motivator. Namun demikian, dalam praktiknya masih ditemukan hambatan seperti keterbatasan anggaran, sarana dan prasarana yang belum optimal, serta beban administratif yang cukup tinggi. Hambatan tersebut berdampak pada keterbatasan dalam pemberian umpan balik dan pelaksanaan program pengembangan profesional guru secara berkelanjutan. Principal leadership is a strategic factor in improving the quality of learning and teacher professionalism, especially in areas with limited access to education. Remote geographic contexts often pose challenges in implementing effective school management. This study aims to describe the implementation of principal leadership management in improving teacher professional competence at SMP Negeri Tobadak District, Central Mamuju Regency. The focus of the study was directed at the context of a region that has not been widely covered in educational management studies. This study used a qualitative approach with a phenomenological design, which allowed researchers to reveal the meaning of the informants' experiences in depth. Data were collected through semi-structured interviews, participatory observation, and documentation, conducted in two schools, namely UPTD SMPN 1 Tobadak and UPTD SMPN 3 Tobadak. The results of the study indicate that the principal has implemented leadership management functionally and adaptively. The leadership style applied is democratic, which is reflected in open, collaborative communication and harmonious relationships with teachers. The principal carries out his role comprehensively as an educator, manager, administrator, supervisor, leader, innovator, and motivator. However, in practice, there are still obstacles such as budget limitations, suboptimal facilities and infrastructure, and quite high administrative burdens. These obstacles have an impact on limitations in providing feedback and implementing ongoing teacher professional development programs.