Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Think-Talk-Write (TTW) berbantuan animasi “Kak Asiah dan Ammar” terhadap motivasi belajar dan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Desain penelitian yang digunakan adalah eksperimen kuasi dengan pendekatan kuantitatif. Instrumen penelitian terdiri dari angket motivasi belajar dan tes kemampuan berpikir kritis yang telah divalidasi. Sampel penelitian melibatkan dua kelas pada tingkat sekolah dasar dengan pengelompokan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil analisis data menunjukkan bahwa model TTW berbantuan animasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kedua variabel dependen. Nilai signifikansi pada uji hipotesis pertama dan kedua menunjukkan p < 0,05 dengan nilai R-squared tinggi, yaitu 79,1% untuk motivasi belajar dan 71,9% untuk kemampuan berpikir kritis. Uji multivariat juga mengonfirmasi bahwa model pembelajaran ini memberikan pengaruh simultan yang signifikan terhadap kedua variabel. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi animasi dalam pendekatan TTW mampu menciptakan lingkungan belajar yang menarik, interaktif, dan mendorong keterlibatan siswa dalam berpikir kritis serta membangun motivasi intrinsik. Model ini relevan untuk dikembangkan lebih lanjut dalam konteks pembelajaran abad ke-21. This study aims to analyze the influence of the Think-Talk-Write (TTW) learning model assisted by the animation “Kak Asiah dan Ammar” on elementary school students’ learning motivation and critical thinking skills. The research employed a quasi-experimental design with a quantitative approach. The instruments included a validated learning motivation questionnaire and a critical thinking skill test. The sample involved two elementary school classes, divided into experimental and control groups. Data analysis results showed that the TTW model assisted by animation had a significant positive effect on both dependent variables. The hypothesis testing revealed p-values < 0.05 with high R-squared values: 79.1% for learning motivation and 71.9% for critical thinking skills. Multivariate testing also confirmed a significant simultaneous effect of the model on both variables. These findings indicate that integrating animation within the TTW approach creates an engaging and interactive learning environment that fosters students’ critical thinking and builds intrinsic motivation. This model is highly relevant for further development within 21st-century learning contexts.