Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

TRANSFORMASI PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN BERBASIS KOMUNITAS DALAM MEMBANGUN KESADARAN SOSIAL DAN SOLIDARITAS WARGA Helen Wabiser; Yan Dirk Wabiser
Journal of Education Papua Baru Vol. 4 No. 1 (2025): Journal of Education Papua Baru
Publisher : FKIP Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Civics education (PKn) plays a crucial role in shaping social awareness and humanitarian values within society. In Heram District, Jayapura City, structural challenges in the form of poverty and limited access to education have implications for the low awareness of civic rights. This study aims to explore and analyze the role of civics education as a vehicle for transformation in enhancing the social awareness of local citizens. Employing a qualitative approach with a descriptive case study design, data were collected through in-depth interviews with 10 informants comprising community leaders, educators, and youths; participant observation within the learning community; and documentary studies. The data were analyzed using thematic analysis techniques within an interactive model. The results indicate that civics education articulated through an experiential learning approach is capable of: (1) reconstructing citizens' understanding of political rights and social obligations, (2) escalating collective participation in local development, and (3) strengthening social cohesion among community groups. This study concludes that community-based civics education effectively triggers critical awareness among citizens to identify and break the cycle of socio-economic problems in their environment. Keywords: Civics Education, Critical Awareness, Case Study, Jayapura.   Abstrak: Pendidikan kewarganegaraan (PKn) mempunyai peran krusial dalam membentuk kesadaran sosial serta nilai-nilai kemanusiaan di masyarakat. Di Kecamatan Heram, Kota Jayapura, tantangan struktural berupa kemiskinan dan keterbatasan akses pendidikan berimplikasi pada rendahnya kesadaran hak-hak kewargaan. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi dan menganalisis peran PKn sebagai wahana transformasi dalam meningkatkan kesadaran sosial warga lokal. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap 10 informan yang terdiri dari tokoh masyarakat, pendidik, dan pemuda], observasi partisipatif pada komunitas pembelajaran, serta studi dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik dengan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PKn yang diartikulasikan melalui pendekatan berbasis pengalaman (experiential learning) mampu: (1) merekonstruksi pemahaman warga terhadap hak politik dan kewajiban sosial, (2) mengeskalasi partisipasi kolektif dalam pembangunan lokal, dan (3) memperkuat kohesi sosial antarkelompok masyarakat. Studi ini menyimpulkan bahwa PKn berbasis komunitas efektif memicu kesadaran kritis warga untuk mengidentifikasi dan memutus rantai problem sosial ekonomi di lingkungannya. Kata kunci: Berpikir Kritis, Penelitian Tindakan Kelas, Think Pair Share