Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Perlindungan Hukum Terhadap Profesi Guru Abdillah Tarigan; Achmad Zulfikar Siregar
Jurnal Sosial Politik dan Hukum Vol. 1 No. 01 (2024): Jurnal Sosial Politik dan Hukum
Publisher : Jurnal Sosial Politik dan Hukum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Legal protection for educational institutions is like teachers interpreted as efforts made by the government to protect teachers and other education personnel in carrying out their professional duties, both protection in legal, welfare, professional, and social aspects. Through research conducted in a normative juridical manner, this study concluded that legal protection for teachers in the educational process related to violent crimes has been fully regulated in various laws such as Law Number 14 of 2005 concerning Teachers and Lecturers and Government Regulation Number 74 of 2008 concerning Teachers. Where explained in both laws, punishment or sanction of students for the purpose of teaching by teachers is not a violent crime. Legal protection of teachers in the educational process related to acts of violence in the field of education should be applied using penal policies and non-penalty policies. The use of the policy by looking at the factors and background of criminal acts in the field of education occurs, especially by considering the purpose of the teaching process carried out by teachers.
Peran Teknologi Digital dalam Meningkatkan Minat Kewirausahaan Mahasiswa di Era Digital Muhammad Faiz Al Maisi; Achmad Zulfikar Siregar
Jurnal Sosial Politik dan Hukum Vol. 2 No. 01 (2025): Jurnal Sosial Politik dan Hukum
Publisher : Jurnal Sosial Politik dan Hukum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam bidang kewirausahaan. Mahasiswa sebagai generasi yang akrab dengan teknologi memiliki peluang besar untuk memanfaatkan platform digital dalam mengembangkan usaha dan menciptakan lapangan kerja baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran teknologi digital dalam meningkatkan minat kewirausahaan mahasiswa di era digital. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif dengan studi literatur melalui pengumpulan dan analisis berbagai sumber ilmiah, seperti jurnal, artikel, dan publikasi terkait kewirausahaan digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknologi digital berperan penting dalam meningkatkan minat berwirausaha mahasiswa melalui kemudahan akses informasi, pemasaran digital, pengembangan jaringan bisnis, serta efisiensi operasional usaha. Selain itu, pemanfaatan media sosial, marketplace, dan berbagai platform digital memberikan peluang yang lebih luas bagi mahasiswa untuk memulai usaha dengan modal yang relatif rendah. Namun demikian, mahasiswa juga dihadapkan pada berbagai tantangan, seperti tingginya persaingan digital, perubahan tren pasar yang cepat, dan kebutuhan akan kemampuan literasi digital yang memadai. Oleh karena itu, diperlukan dukungan dari perguruan tinggi dan pemerintah dalam meningkatkan kompetensi kewirausahaan digital mahasiswa agar mampu beradaptasi dan bersaing di era ekonomi digital.
Pentingnya Melestarikan Budaya Indonesia di Era Globalisasi Muhammad Arifin; Achmad Zulfikar Siregar
Jurnal Sosial Politik dan Hukum Vol. 2 No. 01 (2025): Jurnal Sosial Politik dan Hukum
Publisher : Jurnal Sosial Politik dan Hukum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budaya Indonesia merupakan identitas nasional yang mencerminkan keberagaman nilai, norma, adat istiadat, bahasa, seni, dan tradisi yang diwariskan dari generasi ke generasi. Namun, perkembangan globalisasi yang ditandai dengan kemajuan teknologi informasi, komunikasi, dan interaksi antarbangsa telah membawa pengaruh yang signifikan terhadap keberlangsungan budaya lokal. Masyarakat, khususnya generasi muda, cenderung lebih tertarik pada budaya asing yang dianggap lebih modern dan praktis sehingga berpotensi mengurangi apresiasi terhadap budaya nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pentingnya pelestarian budaya Indonesia di era globalisasi serta mengidentifikasi upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga eksistensinya. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka melalui analisis berbagai literatur, jurnal, buku, dan sumber ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa globalisasi memberikan dampak positif berupa kemudahan akses informasi dan pertukaran budaya, namun juga berpotensi menyebabkan pergeseran nilai budaya lokal apabila tidak disertai dengan kesadaran budaya yang kuat. Oleh karena itu, pelestarian budaya perlu dilakukan melalui pendidikan budaya sejak dini, partisipasi aktif masyarakat, pemanfaatan teknologi digital untuk promosi budaya, serta penguatan peran generasi muda sebagai agen pelestarian budaya. Upaya tersebut penting untuk menjaga identitas nasional dan keberlanjutan warisan budaya Indonesia di tengah dinamika global.
Jerman Sebagai Pusat Ekonomi Dan Politik Uni Eropa Pasca Perang Dunia II Ali Rahmadi Batubara; Achmad Zulfikar Siregar
Jurnal Sosial Politik dan Hukum Vol. 2 No. 02 (2025): Jurnal Sosial Politik dan Hukum
Publisher : Jurnal Sosial Politik dan Hukum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi Jerman menjadi pusat ekonomi dan politik Uni Eropa pasca Perang Dunia II. Metode yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan mengkaji berbagai literatur, buku, artikel ilmiah, dan sumber terpercaya yang berkaitan dengan perkembangan politik dan ekonomi Jerman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan rekonstruksi ekonomi melalui Marshall Plan, penguatan sektor industri, sistem pendidikan yang berkualitas, serta kemampuan inovasi teknologi telah mendorong Jerman menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar di dunia. Selain itu, reunifikasi Jerman pada tahun 1990 semakin memperkuat posisi negara tersebut dalam Uni Eropa dan meningkatkan pengaruhnya dalam berbagai kebijakan ekonomi maupun politik kawasan. Sebagai negara dengan ekonomi terbesar di Eropa, Jerman memainkan peran penting dalam mendorong integrasi regional, stabilitas ekonomi, dan pengambilan keputusan strategis di Uni Eropa. Meskipun demikian, dominasi Jerman juga menimbulkan tantangan berupa kekhawatiran terhadap ketimpangan pengaruh di antara negara-negara anggota Uni Eropa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan transformasi ekonomi dan stabilitas politik telah menjadikan Jerman sebagai aktor utama dalam percaturan politik dan ekonomi Eropa serta memiliki pengaruh yang signifikan di tingkat global.
Pendidikan yang Terjadi pada Masa Pandemi Covid-19 di Indonesia Cita Suci; Achmad Zulfikar Siregar
Jurnal Sosial Politik dan Hukum Vol. 2 No. 02 (2025): Jurnal Sosial Politik dan Hukum
Publisher : Jurnal Sosial Politik dan Hukum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) telah memberikan dampak yang signifikan terhadap berbagai sektor kehidupan, termasuk bidang pendidikan di Indonesia. Kebijakan pembatasan sosial yang diterapkan pemerintah mengharuskan proses pembelajaran dilakukan secara daring sebagai upaya mencegah penyebaran virus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pandemi COVID-19 terhadap pelaksanaan pendidikan di Indonesia serta mengidentifikasi berbagai tantangan dan solusi yang muncul selama pelaksanaan pembelajaran daring. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan mengkaji berbagai artikel ilmiah, laporan penelitian, dan sumber terpercaya yang relevan dengan topik penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran daring menjadi alternatif yang efektif dalam menjaga keberlangsungan proses pendidikan selama pandemi. Namun, pelaksanaannya menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan akses internet, rendahnya penguasaan teknologi oleh pendidik dan peserta didik, keterbatasan perangkat pembelajaran, serta meningkatnya beban pendampingan bagi orang tua. Oleh karena itu, diperlukan dukungan pemerintah melalui penyediaan infrastruktur digital yang merata, peningkatan kompetensi teknologi bagi pendidik, serta penguatan kolaborasi antara sekolah dan keluarga untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran daring. Penelitian ini memberikan gambaran mengenai kondisi pendidikan selama pandemi dan dapat menjadi bahan evaluasi dalam pengembangan sistem pembelajaran berbasis teknologi di masa mendatang.