Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Menelusuri Pertumbuhan Islam : Investigasi Komprehensif Melalui Studi Pustaka Aden Adma Hakim; Moh. Riyansyah Umasugi; Muhammad Ridwan
Ar-Ruhul Ilmi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol. 1 No. 02 (2025): Ar-Ruhul Ilmi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam
Publisher : Jurnal Ar-Ruhul Ilmi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan Islam sebagai salah satu fenomena sejarah terbesar dalam peradaban manusia memunculkan pertanyaan penting mengenai bagaimana agama ini berekspansi dengan cepat dari komunitas kecil di Jazirah Arab menjadi peradaban global yang berpengaruh dan bertahan selama berabad-abad. Banyak kajian sebelumnya menyoroti aspek politik atau militer, sehingga menghasilkan narasi yang parsial dan kurang menggambarkan dinamika sosial–budaya yang sesungguhnya berperan besar dalam perkembangan Islam. Penelitian ini mengatasi kesenjangan tersebut melalui metode studi pustaka dengan menelaah literatur klasik, penelitian kontemporer, serta teori multidisipliner seperti difusi budaya, transformasi sosial, dan perkembangan peradaban. Hasil kajian menunjukkan bahwa pertumbuhan Islam berlangsung melalui tiga fase besar formasi, ekspansi, dan konsolidasi yang masing-masing ditandai oleh penguatan identitas moral, interaksi lintas budaya, kemajuan ilmu pengetahuan, serta pembentukan lembaga pendidikan yang sistematis. Temuan penelitian menegaskan bahwa faktor social budaya, intelektual, dan jaringan perdagangan memiliki peran dominan dalam proses penyebaran Islam dibandingkan faktor militer atau politik. Islam berkembang melalui dialog, diplomasi, integrasi budaya, serta tradisi ilmiah yang melahirkan pusat-pusat pembelajaran di berbagai wilayah dunia Islam. Penelitian ini menegaskan bahwa revitalisasi pendidikan Islam, penguatan literasi, serta pengembangan dialog keilmuan dan budaya sangat penting untuk membangun kembali peradaban Islam yang progresif, moderat, dan relevan dengan tantangan global masa kini, sebagaimana pola historis yang telah mengantarkan Islam mencapai puncak kejayaannya.
Integrasi Nilai-Nilai Qur'ani Dalam Manajemen Sumber Daya Manusia Untuk Meningkatkan Komitmen Dan Profesionalisme Guru Khawarizmi Ahmad Daulay; Zaydi Zaydi; Muhammad Ridwan
El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah Vol. 2 No. 03 (2026): El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah
Publisher : El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Krisis profesionalisme guru di lembaga pendidikan Islam merupakan persoalan struktural yang memerlukan pendekatan manajerial berbasis nilai, bukan sekadar solusi administratif konvensional. Penelitian ini bertujuan mengkaji secara mendalam integrasi nilai-nilai Qur'ani dalam praktik Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) sebagai kerangka konseptual untuk meningkatkan komitmen organisasi dan profesionalisme guru di lembaga pendidikan Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis library research dan analisis semiotika Roland Barthes sebagai kerangka analitik utama, yang memungkinkan pembacaan tanda, denotasi, konotasi, dan mitos pada teks-teks Qur'ani secara berlapis dan sistematis. Sumber data primer terdiri atas Al-Qur'an, kitab tafsir klasik dan kontemporer, serta hadis sahih, sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur akademik bereputasi yang terindeks Scopus, Web of Science, DOAJ, dan jurnal SINTA terakreditasi terbitan tahun 2020–2025. Teknik analisis data mencakup identifikasi tanda, klasifikasi semiotik, analisis makna berlapis, interpretasi integratif, dan penarikan kesimpulan induktif-analitik, dengan validitas data dijamin melalui triangulasi sumber, metode, dan teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lima nilai Qur'ani amanah, itqan, 'adl, ihsan, dan shura — berfungsi sebagai sistem penandaan yang berlapis: pada tataran denotatif mengandung instrumen MSDM yang konkret, pada tataran konotatif membentuk budaya organisasi berbasis kesadaran teologis, dan pada tataran mitos mengonstruksi profesionalisme guru sebagai keniscayaan spiritual yang memperkuat komitmen afektif secara intrinsik dan berkelanjutan. Kebaruan penelitian ini terletak pada sintesis sistematis antara epistemologi Islam dan teori MSDM kontemporer melalui kerangka semiologis Barthes yang belum pernah dilakukan secara integratif dalam kajian sebelumnya. Secara teoretis, penelitian ini menghasilkan model MSDM-Islami berbasis semiotika Qur'ani yang integratif dan lintas-disiplin, sedangkan secara praktis menyediakan panduan operasional berbasis nilai Qur'ani bagi pemimpin lembaga pendidikan Islam dalam membangun ekosistem profesionalisme guru yang bermutu, bermartabat, dan berakhlak mulia.