Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Latar Belakang Historis Kemunculan Syiah dan Dinamika Awal Perkembangannya dalam Sejarah Islam Khusni Mubarok; Muhammad Ahyar; Muhammad Syukron
Ar-Ruhul Ilmi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol. 1 No. 02 (2025): Ar-Ruhul Ilmi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam
Publisher : Jurnal Ar-Ruhul Ilmi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji latar belakang historis kemunculan Syiah dan dinamika awal perkembangannya dalam konteks sejarah Islam yang lebih luas. Pembentukan pemikiran Syiah berkaitan erat dengan perselisihan politik pasca wafatnya Nabi Muhammad pada tahun 632 M, khususnya yang berkaitan dengan persoalan suksesi kepemimpinan dan konsep imamah. Pada awalnya, Syiah muncul sebagai bentuk dukungan politik terhadap Ali bin Abi Thalib, kemudian secara bertahap berkembang menjadi sebuah tradisi teologis dan sosial-keagamaan yang khas dengan doktrin, sistem hukum, dan karakter komunitas yang spesifik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis studi pustaka dengan menganalisis sumber-sumber sejarah klasik, karya ilmiah kontemporer, serta artikel jurnal akademik untuk menelusuri transformasi Syiah dari sebuah gerakan politik menjadi mazhab keagamaan yang terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik politik awal, proses institusionalisasi otoritas keagamaan, serta pengalaman marginalisasi sosial memiliki pengaruh yang signifikan terhadap penguatan identitas dan teologi Syiah. Selain itu, penelitian ini menegaskan bahwa perbedaan antara Sunni dan Syiah tidak semata-mata berakar pada aspek teologis, melainkan sangat dipengaruhi oleh konteks historis, politik, dan sosial. Seiring berjalannya waktu, perbedaan-perbedaan tersebut mengkristal menjadi distingsi doktrinal yang bertahan lama dan terus memengaruhi masyarakat Muslim di berbagai belahan dunia. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi kajian sejarah Islam dengan menawarkan perspektif integratif yang menghubungkan perkembangan politik awal dengan konsekuensi teologis dan sosial jangka panjang. Pemahaman atas dinamika ini penting untuk memperkaya diskursus akademik, mendorong dialog antarmazhab, serta meningkatkan kesadaran kritis terhadap sejarah intelektual Islam dalam konteks pendidikan kontemporer.
Fungsi Organizing dan Comanding dalam Manajemen Pendidikan Khusni Mubarok; M Za’iim Al Hisyam; Aris Wahyu Aji
Qawa’id: Jurnal Bahasa dan Sastra Arab Vol. 2 No. 02 (2026): Qawaid : Jurnal Bahasa dan Sastra Arab
Publisher : Qawa’id: Jurnal Bahasa dan Sastra Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the organizing and commanding functions in Islamic educational management and their influence on the effectiveness of educational institution management. The research employed a qualitative approach using the library research method by examining various scholarly sources, including books, journal articles, and relevant academic documents. The data were analyzed through content analysis to identify the concepts, patterns, and implementation of these two management functions within the context of Islamic education. The findings reveal that the organizing function plays a crucial role in task allocation, organizational structure development, human resource coordination, and the proportional distribution of authority and responsibilities. Meanwhile, the commanding function is reflected through communicative leadership, guidance, motivation, supervision, and decision-making oriented toward achieving institutional goals. The integrated implementation of these two functions significantly enhances the effectiveness of Islamic educational institution management, as evidenced by improved coordination among organizational units, increased discipline among educators and educational staff, greater efficiency in program implementation, and the establishment of a professional organizational culture based on Islamic values. Therefore, the systematic implementation of the organizing and commanding functions constitutes a strategic factor in realizing effective, adaptive, and sustainable governance of Islamic educational institutions amid the dynamic development of the educational sector.