Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan UMKM Berbasis Pengolahan Jagung sebagai Upaya Peningkatan Nilai Tambah Ekonomi Komunitas di Desa Popalo Gorontalo Utara Mohamad Rifal; Wawan Rauf; Novriyanti Talango; Sahional Ishak; Mifidyah Putri Palilati; Nasir Bumulo; Muh Fakhri B Katili
JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juni 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jgen.v4i3.1653

Abstract

Provinsi Gorontalo merupakan salah satu sentra produksi jagung terbesar di Indonesia dengan potensi ekonomi yang besar. Namun, pemanfaatan jagung di tingkat masyarakat masih didominasi penjualan dalam bentuk bahan mentah sehingga nilai tambah yang diperoleh relatif rendah. Di sisi lain, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di pedesaan masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan keterampilan produksi, manajemen usaha, dan pemasaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas produksi dan kemandirian ekonomi kelompok UMKM melalui pengolahan jagung menjadi keripik bernilai jual tinggi di Desa Popalo, Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan pendampingan terpadu yang meliputi identifikasi kebutuhan mitra, pelatihan teknis produksi, penguatan manajemen usaha, pengembangan kemasan produk, serta pemasaran digital berbasis media sosial. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan peserta dalam proses produksi, pengemasan, dan pemasaran produk. Produk keripik jagung yang dihasilkan memiliki kualitas yang lebih baik, variasi rasa yang lebih beragam, serta kemasan yang lebih menarik. Analisis finansial menunjukkan bahwa usaha keripik jagung memiliki prospek ekonomi yang baik dengan biaya produksi sebesar Rp114.500 untuk 50 bungkus produk dan keuntungan kotor sebesar Rp135.500 atau sekitar 118% dari biaya produksi. Selain meningkatkan nilai tambah komoditas jagung, program ini juga mendorong tumbuhnya jiwa kewirausahaan dan partisipasi masyarakat dalam pengembangan usaha berbasis potensi lokal.