Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat melalui Pelatihan Produksi Arang Tempurung Kelapa sebagai Strategi Pengembangan UMKM di Desa Bube Baru Andi Sahrul Hidayat; Ahmad Adrisman Bilondatu; Kasandra Kasandra; Lilis M Usia; Alifya Riyalina Labadjo; Marselina Ahmad; Anshorullah Harahap; Alyssa Zaharany Idjham; Moh Rivaldi Saman; Rinandy A Yahya
JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juni 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jgen.v4i3.1672

Abstract

Pemanfaatan limbah pertanian sebagai produk bernilai tambah merupakan salah satu strategi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mengurangi permasalahan lingkungan. Desa Bube Baru memiliki potensi limbah tempurung kelapa yang cukup melimpah, namun pemanfaatannya masih belum optimal dan sebagian besar hanya dibuang atau dibakar secara langsung. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah tempurung kelapa menjadi arang bernilai ekonomi serta mendorong pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis sumber daya lokal. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi survei dan identifikasi masalah, penyuluhan, pelatihan pembuatan arang tempurung kelapa, pendampingan, serta evaluasi kegiatan. Kegiatan diikuti oleh 15 peserta yang terdiri atas kelompok tani, ibu-ibu PKK, dan pemuda karang taruna. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata peserta dari 58,67 pada pre-test menjadi 86,67 pada post-test atau meningkat sebesar 28 poin (48,21%). Selain meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, kegiatan ini juga membuka peluang pengembangan UMKM berbasis pengolahan tempurung kelapa serta mendukung upaya pengurangan limbah biomassa di lingkungan desa. Dengan demikian, pemanfaatan limbah tempurung kelapa menjadi arang dapat menjadi alternatif usaha produktif yang berpotensi meningkatkan pendapatan masyarakat dan mendukung pembangunan ekonomi desa yang berkelanjutan.