Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Edukasi Kepada Kader Posyandu terhadap Capaian K1 di Desa Kedungringin Puskesmas Kedungrejo Banyuwangi Suryatin Suryatin; Widia Shofa Ilmiah
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.465

Abstract

Kunjungan pertama ibu hamil (K1) merupakan bagian penting dari pelayanan antenatal care (ANC) karena dapat membantu mendeteksi lebih awal adanya risiko kehamilan serta memantau kondisi kesehatan ibu dan janin. Rendahnya cakupan K1 di Desa Kedungringin menunjukkan bahwa masih diperlukan upaya untuk meningkatkan pemanfaatan layanan kesehatan oleh ibu hamil. Salah satu cara yang mudah dilakukan dengan memebri wawasan atau ilmu kepada kader posyandu yang berperan sebagai penghubung antara tenaga kesehatan dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi kepada kader posyandu terhadap capaian K1 di Desa Kedungringin wilayah kerja Puskesmas Kedungrejo Banyuwangi. Studi ini dilaksanakan dengan model kuantitatif dengan desain pre-experimental dan melibatkan 38 kader posyandu sebagai responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa capaian K1 meningkat dari 63,2% menjadi 89,5% setelah edukasi diberikan. Uji Wilcoxon menghasilkan nilai p-value 0,001 (p<0,05), menyatakan yaitu kader posyandu efektif dalam meningkatkan capaian K1 melalui peningkatan pengetahuan, komunikasi, dan pendampingan kepada ibu hamil.
Pengaruh Edukasi Kepada Kader Posyandu terhadap Capaian K1 di Desa Kedungringin Puskesmas Kedungrejo Banyuwangi Suryatin Suryatin; Widia Shofa Ilmiah
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.465

Abstract

Kunjungan pertama ibu hamil (K1) merupakan bagian penting dari pelayanan antenatal care (ANC) karena dapat membantu mendeteksi lebih awal adanya risiko kehamilan serta memantau kondisi kesehatan ibu dan janin. Rendahnya cakupan K1 di Desa Kedungringin menunjukkan bahwa masih diperlukan upaya untuk meningkatkan pemanfaatan layanan kesehatan oleh ibu hamil. Salah satu cara yang mudah dilakukan dengan memebri wawasan atau ilmu kepada kader posyandu yang berperan sebagai penghubung antara tenaga kesehatan dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi kepada kader posyandu terhadap capaian K1 di Desa Kedungringin wilayah kerja Puskesmas Kedungrejo Banyuwangi. Studi ini dilaksanakan dengan model kuantitatif dengan desain pre-experimental dan melibatkan 38 kader posyandu sebagai responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa capaian K1 meningkat dari 63,2% menjadi 89,5% setelah edukasi diberikan. Uji Wilcoxon menghasilkan nilai p-value 0,001 (p<0,05), menyatakan yaitu kader posyandu efektif dalam meningkatkan capaian K1 melalui peningkatan pengetahuan, komunikasi, dan pendampingan kepada ibu hamil.