Geas Sealvara Geralda
Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Bhanyangkara Surabaya, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STUDI PERBANDINGAN FRAMING EMOSIONAL BOLASPORT.COM DAN FRAMING BERBASIS DATA SKOR.ID TERHADAP TIMNAS INDONESIA DI KUALIFIKASI PIALA DUNIA 2026 Geas Sealvara Geralda; Julyanto Ekantoro; Tira Fitriawardhani
Jurnal Reflektif Vol 2 No 4 (2026): Reflektif: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : YAYASAN PADHANG MANAH SIBYAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membandingkan konstruksi realitas media daring Skor.id dan Bolasport.com dalam membingkai peristiwa kegagalan Tim Nasional (Timnas) Indonesia pada Kualifikasi Piala Dunia 2026. Perbedaan karakteristik redaksional dan visi kedua media melahirkan pembingkaian yang kontras terhadap satu peristiwa yang sama. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menerapkan model analisis framing Robert N. Entman yang mengupas teks berita ke dalam empat dimensi fungsional: define problems, diagnose causes, make moral judgment, dan treatment recommendation. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi digital terhadap artikel berita utama, opini, dan laporan pertandingan dari kedua media selama momentum kegagalan berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bolasport.com cenderung menerapkan pola jurnalisme reaktif yang dramatis dan emosional. Media ini membingkai kegagalan sebagai krisis nasional, menyasar figur manajemen federasi dan kutipan kontroversial pemain sebagai penyebab utama, memberikan penilaian moral yang menghakimi, serta menyarankan perombakan total. Sebaliknya, Skor.id menampilkan corak jurnalisme institusional berbasis data. Skor.id membingkai masalah sebagai tidak tercapainya target profesional, mendiagnosis penyebab melalui analisis teknis dan statistik performa, memberikan penilaian moral evaluatif-apresiatif, serta merekomendasikan solusi sistemik yang bersifat administratif.