Maria Virginia Sabian
3Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Jakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS TEORI INDUSTRI BUDAYA MAZHAB FRANKFURT TERHADAP RACUN TIKTOK PADA KONTEN REKOMENDASI PRODUK AKUN TIKTOK @FUJIIIAN DALAM MEMBENTUK BUDAYA KONSUMTIF GENERASI Z Syifa Rahma Dina; Maria Virginia Sabian; Rifma Ghulam Dzaljad
Jurnal Reflektif Vol 2 No 4 (2026): Reflektif: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : YAYASAN PADHANG MANAH SIBYAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan media sosial telah mengubah cara masyarakat memperoleh informasi sekaligus mengambil keputusan dalam membeli suatu produk. Salah satu fenomena yang banyak menarik perhatian adalah munculnya konten “Racun TikTok” yang dipopulerkan oleh para influencer, termasuk akun TikTok @fujiiian, melalui rekomendasi berbagai produk kecantikan dan kebutuhan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana konten rekomendasi produk pada akun TikTok @fujiiian membentuk budaya konsumtif Generasi Z dengan menggunakan perspektif Teori Industri Budaya Mazhab Frankfurt. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi (content analysis). Data diperoleh melalui dokumentasi berupa tangkapan layar video, caption, serta komentar audiens pada beberapa unggahan rekomendasi produk akun TikTok @fujiiian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten rekomendasi produk tidak hanya berfungsi sebagai media promosi, tetapi juga menjadi sarana pembentukan budaya konsumtif melalui visual yang menarik, citra influencer yang dipercaya, serta dukungan komentar positif dari audiens. Interaksi yang terjadi di kolom komentar turut memperkuat kepercayaan calon konsumen sehingga mendorong munculnya keputusan pembelian yang tidak selalu didasarkan pada kebutuhan, melainkan pada tren dan pengaruh media sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa fenomena “Racun TikTok” pada akun TikTok @fujiiian merupakan bentuk praktik industri budaya di era digital yang mampu memengaruhi pola pikir dan perilaku konsumsi Generasi Z melalui proses komodifikasi konten dan reproduksi budaya konsumtif.