Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tantangan Implementasi Pendekatan Deep Learning dalam Pembelajaran Tematik Oleh Guru TK Pembina 1 Kota Jambi Alika Aditia Naj; Yosyfa Melcha Erwan; Ghesya Alya Sumbadri; Denisa Z Salsalina Br Ketaren; Winda Sherly Utami; Annisha Erdaliameta
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.485

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai tantangan yang dihadapi guru dalam mengimplementasikan pendekatan deep learning pada pembelajaran tematik di TK Pembina 1 Kota Jambi, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan penerapannya, serta merumuskan solusi untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan pembelajaran. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah dan guru yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memahami deep learning sebagai pendekatan pembelajaran yang menekankan pemahaman mendalam, keterlibatan aktif anak, serta pengembangan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah. Namun, implementasinya masih menghadapi berbagai hambatan, yaitu kurangnya keterampilan dan kesiapan guru dalam merancang pembelajaran yang mindful, meaningful, dan joyful; keterbatasan infrastruktur dan sarana pembelajaran; minimnya dana serta dukungan teknologi; dan kurangnya workshop maupun pelatihan profesional yang berkelanjutan. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut meliputi peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan dan pendampingan, penyediaan sarana dan prasarana yang memadai, optimalisasi dukungan pendanaan, serta penguatan program pengembangan keprofesian berkelanjutan. Dengan demikian, implementasi pendekatan deep learning di PAUD diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan mampu menciptakan pengalaman belajar yang bermakna bagi anak usia dini
Tantangan Implementasi Pendekatan Deep Learning dalam Pembelajaran Tematik Oleh Guru TK Pembina 1 Kota Jambi Alika Aditia Naj; Yosyfa Melcha Erwan; Ghesya Alya Sumbadri; Denisa Z Salsalina Br Ketaren; Winda Sherly Utami; Annisha Erdaliameta
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.485

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai tantangan yang dihadapi guru dalam mengimplementasikan pendekatan deep learning pada pembelajaran tematik di TK Pembina 1 Kota Jambi, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan penerapannya, serta merumuskan solusi untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan pembelajaran. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah dan guru yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memahami deep learning sebagai pendekatan pembelajaran yang menekankan pemahaman mendalam, keterlibatan aktif anak, serta pengembangan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah. Namun, implementasinya masih menghadapi berbagai hambatan, yaitu kurangnya keterampilan dan kesiapan guru dalam merancang pembelajaran yang mindful, meaningful, dan joyful; keterbatasan infrastruktur dan sarana pembelajaran; minimnya dana serta dukungan teknologi; dan kurangnya workshop maupun pelatihan profesional yang berkelanjutan. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut meliputi peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan dan pendampingan, penyediaan sarana dan prasarana yang memadai, optimalisasi dukungan pendanaan, serta penguatan program pengembangan keprofesian berkelanjutan. Dengan demikian, implementasi pendekatan deep learning di PAUD diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan mampu menciptakan pengalaman belajar yang bermakna bagi anak usia dini