Program imunisasi merupakan salah satu upaya preventif yang berperan penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Untuk mendukung efektivitas pencatatan dan pelaporan imunisasi, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengembangkan Aplikasi Sehat Indonesiaku (ASIK) sebagai sistem informasi imunisasi berbasis digital. Namun, implementasi aplikasi ASIK di beberapa Puskesmas Kabupaten Bantul masih menghadapi berbagai kendala, terutama pada proses input data dan penelusuran riwayat imunisasi pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat usability aplikasi ASIK berdasarkan pengalaman pengguna menggunakan metode System Usability Scale (SUS). Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif kuantitatif menggunakan instrumen SUS yang terdiri atas 10 butir pertanyaan. Kuesioner diberikan kepada 27 pengguna aplikasi ASIK di Kabupaten Bantul. Hasil analisis menunjukkan nilai rata-rata SUS sebesar 60. Skor tersebut termasuk dalam kategori marginal low pada acceptability range, memperoleh nilai D pada grade scale, serta berada pada kategori OK berdasarkan adjective rating. Selain itu, ditemukan kendala pada aspek learnability dan memorability, yang ditunjukkan oleh kebutuhan pengguna akan bantuan pada tahap awal penggunaan serta kesulitan mengingat prosedur penggunaan aplikasi setelah tidak digunakan dalam jangka waktu tertentu. Dengan demikian aplikasi ASIK masih belum optimal sehingga diperlukan pengembangan lebih lanjut dengan pendekatan user-centered design untuk meningkatkan kemudahan penggunaan dan mendukung efektivitas kerja petugas imunisasi.