Syarifah Aflia Alkadrie
Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Human-Centered Design pada Interactive Photobooth untuk Generasi Z: A Systematic Literature Review Zulfiandri; Fitroh; Nuryasin; Syarifah Aflia Alkadrie
KONSTELASI: Konvergensi Teknologi dan Sistem Informasi Vol. 6 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Sistem Informasi Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/konstelasi.v6i1.13175

Abstract

Perkembangan teknologi interaktif mendorong Generasi Z mengekspresikan identitas dan kreativitas digital melalui media visual yang personal, salah satunya interactive photobooth. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan Human-Centered Design (HCD) dalam pengembangan interactive photobooth sebagai media ekspresi diri digital bagi Generasi Z. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA 2020, kerangka PICOC, serta analisis bibliometrik menggunakan VOSviewer. Dari 302 publikasi yang teridentifikasi pada periode 2021–2025, sebanyak 43 studi inti memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis berdasarkan relevansi topik, kualitas metodologis, status peer-review, dan kelengkapan laporan. Hasil penelitian mengidentifikasi lima klaster utama, yaitu digital self-expression and identity, interactive and immersive technology, AI personalization and algorithmic awareness, cultural context and design ethics, serta methodological innovation in human–AI collaboration. Temuan menunjukkan bahwa penerapan HCD berkontribusi dalam meningkatkan user experience, engagement, personalisasi, dan digital self-expression melalui integrasi teknologi imersif dan personalisasi berbasis Artificial Intelligence (AI). Namun, implementasi teknologi tersebut juga menimbulkan tantangan terkait privasi, transparansi algoritma, kepemilikan data visual, dan dampak psikologis pengguna. Penelitian ini menegaskan bahwa HCD perlu diposisikan sebagai kerangka sosioteknis-etis yang tidak hanya berfokus pada kegunaan sistem, tetapi juga pada perlindungan pengguna, inklusivitas, dan tanggung jawab desain. Temuan penelitian diharapkan dapat menjadi landasan bagi pengembangan interactive photobooth yang lebih personal, aman, inklusif, dan relevan dengan karakteristik Generasi Z.
Audit Tata Kelola Risiko, Keamanan, dan Konfigurasi TI Menggunakan COBIT 2019 pada BUMN Infrastruktur di Indonesia Nur Aeni Hidayah; Harli Ramadhoni Wicaksono; Silvia Elga Anggraini; Devi Dhamayanti; Syarifah Aflia Alkadrie
KONSTELASI: Konvergensi Teknologi dan Sistem Informasi Vol. 6 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Sistem Informasi Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/konstelasi.v6i1.13637

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi capability level tata kelola TI pada sebuah BUMN infrastruktur di Indonesia menggunakan COBIT 2019. Fokus audit diarahkan pada risiko TI, keamanan informasi, dan manajemen konfigurasi melalui Design Factors dan capability assessment pada domain EDM03, APO12, APO13, dan BAI10. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, kuesioner skala Likert, dan studi dokumen. Hasil menunjukkan nilai aktual EDM03 sebesar 4,06, APO12 sebesar 4,05, APO13 sebesar 4,04, dan BAI10 sebesar 3,96, dengan target Level 5. Capaian tersebut menunjukkan bahwa proses telah dikelola secara kuantitatif, tetapi belum mencapai kondisi optimizing. Gap utama ditemukan pada monitoring risiko, pembaruan Statement of Applicability (SoA), dan konsistensi Configuration Management Database (CMDB). Penelitian ini berkontribusi dengan mengintegrasikan evaluasi risiko, keamanan, dan konfigurasi TI dalam satu asesmen COBIT 2019 berbasis Design Factors pada konteks BUMN infrastruktur. Rekomendasi diarahkan pada penguatan risk review, integrasi risk register dengan ERM, pembaruan SoA, dan penegakan kontrol konfigurasi.