Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Review Content Creator terhadap Keputusan Pembelian Online pada Generasi Z Marselinus Xavier; Dhinda Erisatya Wiguna br Sitorus; Eysa Franata Sembiring; Rangga Perwiratama
KONSTELASI: Konvergensi Teknologi dan Sistem Informasi Vol. 6 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Sistem Informasi Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/konstelasi.v6i1.15109

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan media sosial telah mengubah perilaku konsumen dalam melakukan pembelian secara online. Konsumen saat ini tidak hanya mengandalkan informasi yang diberikan oleh penjual, tetapi juga memanfaatkan ulasan yang disampaikan oleh content creator melalui berbagai platform digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh review content creator terhadap keputusan pembelian online pada Generasi Z. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada 131 responden. Data dianalisis menggunakan analisis regresi linear sederhana untuk mengukur hubungan antara review content creator dan keputusan pembelian online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa review content creator berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian online. Nilai koefisien determinasi sebesar 81,4% menunjukkan bahwa review content creator memiliki kontribusi yang kuat dalam menjelaskan variasi keputusan pembelian konsumen. Temuan ini mengindikasikan bahwa kejelasan informasi, demonstrasi produk, kredibilitas, dan kejujuran content creator menjadi faktor penting yang memengaruhi keputusan pembelian online pada Generasi Z.
Identifikasi Faktor Literasi Masyarakat Dewasa Kategori Digital Immigrant dalam Menghadapi Risiko Disinformasi Berbasis Artificial Intelligence Kentson Thiodarent; Satya Nugraha; Samuel Mulyadinata; Flynn Nathanielle; Rangga Perwiratama
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 3 (2026): July : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i3.1367

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence generatif memperkuat risiko disinformasi melalui deepfake audio dan visual yang semakin sulit dikenali oleh pengguna umum. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor kesiapan teknologi masyarakat dewasa kategori digital immigrant dalam menghadapi risiko disinformasi berbasis AI menggunakan kerangka Technology Readiness and Acceptance Model. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif eksplanatori melalui survei daring terhadap 100 responden berusia 35 tahun ke atas yang aktif menggunakan media sosial atau aplikasi pesan instan. Data dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling dengan bantuan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimism berpengaruh positif dan signifikan terhadap perceived usefulness, sedangkan perceived usefulness berpengaruh sangat kuat terhadap behavioral intention untuk melakukan verifikasi informasi. Temuan menarik terlihat pada insecurity yang berpengaruh positif terhadap perceived ease of use, sehingga hipotesis awal yang memprediksi arah negatif ditolak. R-square behavioral intention sebesar 0,654 menunjukkan bahwa model memiliki kemampuan prediktif substansial. Penelitian ini menegaskan pentingnya strategi literasi digital yang menonjolkan manfaat verifikasi sekaligus mengelola rasa aman pengguna dewasa dalam menghadapi ancaman deepfake, terutama pada kanal komunikasi keluarga, komunitas, dan jejaring sosial sehari-hari secara sederhana, konsisten, mudah dipahami, relevan, dan praktis.