Latar Belakang: Tingginya angka kunjungan pasien ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) menyebabkan meningkatnya tuntutan pelayanan yang cepat, tepat, dan berkualitas sehingga menjadi tantangan bagi perawat dalam memberikan asuhan keperawatan yang optimal. Perawat IGD menghadapi beban kerja tinggi akibat kondisi pasien yang tidak terduga, tingkat kegawatan yang beragam, dan tekanan waktu, sehingga rentan mengalami stres kerja. Stres kerja dapat memengaruhi konsentrasi, pengambilan keputusan, komunikasi, dan respons perawat yang berpotensi berkaitan dengan kualitas asuhan keperawatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara stres kerja dengan kualitas asuhan keperawatan pada perawat IGD.Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 34 perawat IGD yang diambil menggunakan total sampling. Instrumen penelitian menggunakan Nursing Stres Scale (NSS) untuk stres kerja dan kuesioner Quality of Nursing Care untuk kualitas asuhan keperawatan.Hasil: Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara stres kerja dengan kualitas asuhan keperawatan (p = 0,026).Kesimpulan: Hasil ini menunjukkan bahwa semakin tinggi stres kerja perawat, semakin besar mengalami kualitas asuhan yang kurang.