Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sigeh Pengunten Dance: Deep Learning Effects on Motor and Cognitive Skills Fitri Rhamadia; Nova Nova; Syahrul Syah Sinaga; Hartono Hartono
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.563

Abstract

Pendidikan tari di Indonesia menghadapi tantangan yang terus-menerus dalam mengembangkan kompetensi motorik dan kognitif siswa secara bersamaan melalui pendekatan pembelajaran konvensional berbasis imitasi. Penelitian ini meneliti dampak pedagogi pembelajaran mendalam terhadap keterampilan motorik dan kognitif siswa dalam mempelajari Sigeh Pengunten, tarian penyambutan tradisional masyarakat Lampung. Dengan menggunakan desain kuasi-eksperimen yang dilengkapi komponen observasional, penelitian ini melibatkan 30 siswa kelas 10 di SMA Yadika Bandar Lampung sebagai peserta. Desain pre-test dan post-test diterapkan selama intervensi pembelajaran mendalam delapan minggu yang terdiri dari empat tahap pedagogis: aktivasi dan kontekstualisasi, eksplorasi konsep, praktik berwujud, dan refleksi metakognitif. Hasilnya menunjukkan peningkatan yang signifikan baik pada keterampilan motorik (rata-rata skor meningkat dari 65,3 menjadi 82,6, kenaikan 26,5%) maupun keterampilan kognitif (dari 63,7 menjadi 84,1, kenaikan 32,0%), dengan signifikansi statistik p < 0,001. Korelasi yang kuat antara hasil tes motorik dan kognitif (r = 0,73) menegaskan bahwa kompetensi ini berkembang secara saling bergantung di bawah pengajaran deep learning. Temuan ini memberikan dukungan berbasis bukti untuk mengintegrasikan pendekatan deep learning ke dalam pendidikan seni tradisional di tingkat sekolah menengah di Indonesia, dengan implikasi untuk pengembangan kurikulum, praktik pengajaran, dan pelestarian warisan budaya.
Sigeh Pengunten Dance: Deep Learning Effects on Motor and Cognitive Skills Fitri Rhamadia; Nova Nova; Syahrul Syah Sinaga; Hartono Hartono
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.563

Abstract

Pendidikan tari di Indonesia menghadapi tantangan yang terus-menerus dalam mengembangkan kompetensi motorik dan kognitif siswa secara bersamaan melalui pendekatan pembelajaran konvensional berbasis imitasi. Penelitian ini meneliti dampak pedagogi pembelajaran mendalam terhadap keterampilan motorik dan kognitif siswa dalam mempelajari Sigeh Pengunten, tarian penyambutan tradisional masyarakat Lampung. Dengan menggunakan desain kuasi-eksperimen yang dilengkapi komponen observasional, penelitian ini melibatkan 30 siswa kelas 10 di SMA Yadika Bandar Lampung sebagai peserta. Desain pre-test dan post-test diterapkan selama intervensi pembelajaran mendalam delapan minggu yang terdiri dari empat tahap pedagogis: aktivasi dan kontekstualisasi, eksplorasi konsep, praktik berwujud, dan refleksi metakognitif. Hasilnya menunjukkan peningkatan yang signifikan baik pada keterampilan motorik (rata-rata skor meningkat dari 65,3 menjadi 82,6, kenaikan 26,5%) maupun keterampilan kognitif (dari 63,7 menjadi 84,1, kenaikan 32,0%), dengan signifikansi statistik p < 0,001. Korelasi yang kuat antara hasil tes motorik dan kognitif (r = 0,73) menegaskan bahwa kompetensi ini berkembang secara saling bergantung di bawah pengajaran deep learning. Temuan ini memberikan dukungan berbasis bukti untuk mengintegrasikan pendekatan deep learning ke dalam pendidikan seni tradisional di tingkat sekolah menengah di Indonesia, dengan implikasi untuk pengembangan kurikulum, praktik pengajaran, dan pelestarian warisan budaya.