Stefanus De Fatima Nahac
Sekolah Tinggi Teologi Satyabhakti Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

LEGITIMASI PNEUMATOLOGIS DAN POLITIK KEKUASAAN DALAM KEPEMIMPINAN GEREJA NEO-PENTAKOSTA DI INDONESIA Stefanus De Fatima Nahac; Yohanes Parapat
BONAFIDE: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Vol 7 No 1 (2026): Vol 7 No 1(2026)
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEOLOGI INJILI SETIA SIAU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46558/bonafide.v7i1.505

Abstract

Artikel ini mengkaji pembentukan otoritas karismatik dalam gereja-gereja Neo-Pentakosta Indonesia melalui dialog antara teori dominasi karismatik Max Weber dan pneumatologi Pentakosta. Dengan metode konseptual-analitis, artikel ini membaca literatur Weberian, teologi Pentakosta, studi Neo-Pentakosta Indonesia, serta kasus hukum dan etnografi gerejawi yang relevan. Argumen utamanya ialah bahwa otoritas karismatik dalam Neo-Pentakosta tidak hanya bersifat teologis, tetapi juga politis karena klaim mengenai urapan, nubuat, karunia Roh, dan panggilan ilahi dapat berfungsi menyakralkan otoritas personal pemimpin. Analisis menemukan empat dinamika utama: legitimasi pneumatologis atas otoritas Pribadi, rutinisasi karisma menjadi kontrol institusional, politik suksesi dan pemeliharaan batas, serta ketegangan antara eklesiologi Roh Kudus dan dominasi personal. Kontribusi teoretis artikel ini terletak pada perumusan konsep legitimasi pneumatologis atas kekuasaan sebagai alat analisis untuk menilai relasi antara spiritualitas, kepemimpinan, dan akuntabilitas gerejawi. Artikel ini mengusulkan kerangka pneumatologis kritis yang membedakan otoritas yang dipimpin Roh dari struktur kekuasaan yang cenderung koersif, yang menggunakan bahasa karismatik untuk menutup ruang koreksi komunal.