Untuk meningkatkan penggunaan perangkat elektronik dalam kehidupan sehari-hari diperlukan pemahaman masyarakat terkait dengan penggunaan yang aman, efisien, dan hemat energi. Namun, masih banyak masyarakat yang memiliki keterbatasan pengetahuan tentang bagaimana cara menangani kerusakan ringan pada perangkat elektronik tersebut, hal ini menyebabkan tingginya ketergantungan terhadap jasa teknisi. Selain itu, kurangnya pemahaman tentang keselamatan kerja kelistrikan juga berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan listrik, hubungan singkat, serta kerusakan perangkat elektronik yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Dalam Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam melakukan pemeliharaan serta penanganan sederhana pada perangkat elektronik secara mandiri. Kegiatan ini diikuti 30 peserta yang terdiri dari masyarakat umum dan pemuda setempat. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu observasi, edukasi, pelatihan praktik, implementasi, dan evaluasi kegiatan. Materi yang diberikan meliputi keselamatan kerja kelistrikan, penggunaan alat ukur sederhana, identifikasi kerusakan ringan, serta teknik pemeriksaan pada beberapa perangkat elektronik yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari seperti kipas angin, lampu listrik, speaker dan rice cooker. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui observasi langsung , diskusi dan penilaian kemampuan peserta selama praktik berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta, yaitu dari 35% menjadi 89% setelah pelatihan dilaksanakan. Selain itu, peserta juga menunjukkan peningkatan kesadaran terhadap pentingnya keselamatan penggunaan listrik dan penghematan energi dalam kehidupan sehari-hari.