Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analysis of the Influence of Financial Performance Factors Before and After Mergers and Acquisitions Amin Wijoyo; Steven Wiryajaya; Cordelia Stella Chandra
Law and Economics Vol. 20 No. 2 (2026): June: Law and Economics
Publisher : Institute for Law and Economics Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/laweco.v20i2.302

Abstract

This research seeks to provide empirical evidence on changes in banking financial performance before and after mergers and acquisitions (M&A). Performance is assessed using several commonly applied financial ratios in the banking sector, namely Capital Adequacy Ratio (CAR), Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), Non‑Performing Loans (NPL), Operating Expenses to Operating Income (BOPO), Loan to Deposit Ratio (LDR), and Total Asset Turnover (TATO). These indicators were selected because they capture diverse aspects of asset utilization within banks. This research population includes banks registered on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2011–2024 period that were involved in mergers and acquisitions. Using purposive sampling, 11 institutions met the criteria. Secondary data from annual reports were analyzed, with initial calculations performed in Microsoft Excel and further statistical testing conducted in SPSS. Depending on the normality results, differences were examined using either the paired sample t‑test or the Wilcoxon signed‑rank test. The findings are expected to contribute both academically and practically by evaluating the effectiveness of M&A strategies in enhancing the performance of Indonesian banks
The Impact of Inflation, Exchange Rate, Interest Rate, and Economic Growth on The Indonesia Stock Exchange Composite Index Abdullah Fauzi; Amin Wijoyo
International Journal of Multidisciplinary Sciences and Arts Vol. 4 No. 3 (2025): International Journal of Multidisciplinary Sciences and Arts, Article July 2025
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/ijmdsa.v4i3.6326

Abstract

This study aims to analyze the influence of macroeconomic variables specifically inflation, exchange rate, interest rate, and economic growth on the Composite Stock Price Index (IHSG) in Indonesia during the 2005–2023 period. Recent fluctuations in global and domestic economic conditions have raised concerns about how these key indicators affect stock market performance, prompting the need for empirical examination. The research objective is to identify which of these variables significantly affect the IHSG and to confirm whether common assumptions about their influence hold true over a longer time frame. A saturated sampling method was employed, yielding 19 annual time-series data points. The data were analyzed using multiple linear regression techniques with the assistance of EViews 12 software. The findings reveal that the exchange rate and economic growth both have a significant negative impact on IHSG, whereas the interest rate exerts a significant positive influence. In contrast, inflation does not significantly affect the index. These results suggest that investors, market analysts, and policymakers should closely monitor changes in exchange rates, interest rates, and economic growth, as these factors can meaningfully impact market dynamics. The conclusion drawn from this study confirms that not all macroeconomic variables influence IHSG as commonly assumed, and further research may be necessary to explore these relationships in different economic contexts or with higher-frequency data.
Penerapan Gamifikasi Sebagai Inovasi Pembelajaran untuk Materi Pengenalan Akuntansi dalam Implementasi Program MBKM: Asistensi Mengajar di SMA Budi Mulia Bogor Meta Lestari; Amin Wijoyo
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 10 (2025): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i10.3508

Abstract

Perkembangan teknologi digital membuka peluang penerapan metode pembelajaran yang lebih menyenangkan dan berpusat pada peserta didik, salah satunya melalui gamifikasi, yaitu penerapan elemen permainan dalam proses belajar. Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) ini bertujuan meningkatkan partisipasi dan motivasi siswa pada materi pengenalan akuntansi melalui penggunaan platform Quizizz di SMA Budi Mulia dengan melibatkan tiga kelas XII. Hasil kegiatan menunjukkan tingkat partisipasi yang tinggi dengan kehadiran mencapai 100% dan tingkat penyelesaian kuis rata-rata di atas 99%. Dari segi hasil belajar, kelas XII-6 berhasil melampaui Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) dengan capaian 85%, sedangkan kelas XII-4 dan XII-5 memperoleh nilai rata-rata 74% dan 69%. Hasil ini menunjukkan bahwa metode gamifikasi efektif dalam meningkatkan keterlibatan dan motivasi belajar siswa, meskipun efektivitasnya terhadap peningkatan pemahaman materi bervariasi antar kelas. Pemberian apresiasi dan diskusi reflektif pasca kuis turut memperkuat minat serta pemahaman siswa terhadap konsep akuntansi.
Implementasi Program Asistensi Mengajar MBKM dalam Pembelajaran Analisis Transaksi di SMA Budi Mulia Bogor Paramitha Rahayu; Amin Wijoyo
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 10 (2025): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i10.3552

Abstract

Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) memberikan peluang bagi mahasiswa untuk berkontribusi secara langsung dalam dunia pendidikan melalui kegiatan asistensi mengajar. Kegiatan ini dilaksanakan di SMA Budi Mulia Bogor selama lima bulan (Agustus–November 2025) dengan fokus pembelajaran analisis transaksi bagi siswa kelas XII IPS. Permasalahan utama mitra adalah keterbatasan waktu pembelajaran dan rendahnya keterlibatan siswa dalam memahami konsep dasar akuntansi, terutama setelah perubahan kurikulum yang membuat porsi materi akuntansi menjadi lebih terbatas dalam mata pelajaran ekonomi. Pelaksanaan program dilakukan melalui penyampaian materi secara bertahap, latihan soal berbasis kasus sederhana, serta diskusi interaktif yang didukung penggunaan media pembelajaran digital seperti PowerPoint, Quizizz, dan flashcard. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan terhadap keaktifan dan pemahaman siswa, yang terlihat dari bertambahnya jumlah siswa yang aktif bertanya dan mampu menyelesaikan latihan dengan benar. Berdasarkan hasil kuesioner, mayoritas siswa menyatakan bahwa materi mudah dipahami dan pembelajaran terasa menarik. Kegiatan ini juga memberikan manfaat bagi mahasiswa pengajar dalam mengembangkan kemampuan komunikasi, pengelolaan kelas, serta pemahaman pedagogik di lapangan.
Determinasi Kinerja Keuangan Daerah: Peran Government Size, Intergovernmental Revenue, dan Capital Expenditure Putri Natasya Fauziah; Amin Wijoyo
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 11 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i11.2927

Abstract

Tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah untuk menguji dan menganalisis apakah government size, intergovernmental revenue, dan capital expenditure berpengaruh terhadap kinerja keuangan daerah. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dari laporan keuangan audited Tahun 2019-2023 yang dikeluarkan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Statistik Keuangan Pemda Tahun 2019-2023 yang dipublikasikan dalam website Badan Pusat Statistik (BPS). Penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh yaitu menggunakan keseluruhan populasi. Data yang diolah dengan menggunakan Eviews 12. Hasil yang ditemukan dalam penelitian ini bahwa government size memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan daerah sedangkan intergovernmental revenue dan capital expenditure tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan daerah. Peniliti selanjutnya diharapkan memperluas objek penelitian hingga kabupaten, kota maupun desa, selain itu mengeksplorasi variabel independent lain termasuk yang dapat memediasi variabel independen terhadap kinerja keuangan daerah.