Putri, Natasya Kumala
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EVALUASI PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO PEMBIAYAAN PADA BANK X : PERSPEKTIF OPERASIONAL SEGMEN UMKM DI WILAYAH RIAU Surbakti, Nia Aprilita Br; Febriany, Lusiana; Putri, Natasya Kumala; Saputra, Rommy; Sabri, Siti Aisyah; Nurfadilah, Siti; Agustin, Hamdi
Jurnal Tabarru': Islamic Banking and Finance Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Tabarru' : Islamic Banking and Finance
Publisher : Department of Islamic Banking, Faculty of Islamic Studies, Islamic University of Riau (UIR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jtb.2026.vol9(1).29105

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan manajemen risiko pembiayaan pada Bank X Kantor Cabang Pekanbaru, dengan fokus pada segmen Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Tingginya tekanan Non-Performing Financing (NPF) atau pembiayaan bermasalah di segmen UMKM pasca-COVID-19 menjadi latar belakang penelitian ini. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap sepuluh informan yang dipilih secara purposif, terdiri dari staf pembiayaan, manajer risiko, pengawas kepatuhan, serta delapan nasabah UMKM aktif. Analisis data melibatkan pengkodean tematik, triangulasi sumber, dan penilaian risiko kualitatif menggunakan matriks probabilitas-dampak 5×5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun bank X telah memiliki prosedur manajemen risiko standar di tingkat korporasi, terdapat tiga kesenjangan implementasi di tingkat cabang: (1) penerapan analisis 5C yang tidak konsisten akibat tekanan target penyaluran; (2) keterlambatan deteksi dini terhadap nasabah bermasalah; serta (3) terbatasnya literasi keuangan syariah di kalangan nasabah UMKM yang memengaruhi kualitas akad. Penilaian risiko kualitatif menghasilkan 16 identifikasi risiko: dua pada tingkat tidak dapat diterima (unacceptable), lima tidak diinginkan (undesirable), enam dapat diterima (acceptable), dan tiga dapat diabaikan (negligible). Penelitian ini merekomendasikan penguatan sistem peringatan dini berbasis perilaku pembayaran serta implementasi program literasi keuangan syariah yang terintegrasi bagi nasabah UMKM.