This Author published in this journals
All Journal Jurnal EMPATI
Fatin Muthia Anwar
Faculty of Psychology, Diponegoro University, Jl. Prof. Mr. Sunario, Tembalang, Kec. Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah 50275

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MEMAHAMI JOB-HOPPING PADA GENERASI Z DI ERA KERJA DIGITAL: SCOPING REVIEW Fatin Muthia Anwar; Anggun Resdasari Prasetyo
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 15, Nomor 03, Tahun 2026 (Juni 2026)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2026.55670

Abstract

Digitalisasi dan perubahan struktur kerja telah membentuk dinamika baru dalam mobilitas karier, khususnya di kalangan Generasi Z yang tumbuh sebagai digital native. Salah satu fenomena yang menonjol adalah job-hopping, yang kerap dipersepsikan sebagai rendahnya komitmen kerja. Namun, pemahaman yang komprehensif mengenai job-hopping pada Generasi Z dalam konteks era kerja digital masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan bagaimana job-hopping dipahami dalam literatur ilmiah dengan menggunakan kerangka Career Construction Theory. Penelitian ini menggunakan metode scoping review untuk mengidentifikasi dan menganalisis literatur terkait job-hopping pada Generasi Z dalam konteks kerja digital. Pencarian dilakukan melalui beberapa basis data ilmiah dengan kriteria inklusi tertentu, menghasilkan delapan artikel yang dianalisis secara tematik. Hasil analisis menunjukkan bahwa job-hopping dipahami sebagai proses konstruksi karier yang adaptif, dipengaruhi oleh faktor psikologis individu, kondisi organisasional, dan dinamika kerja digital. Perpindahan kerja berfungsi sebagai strategi eksplorasi, pembelajaran, serta pembentukan identitas karier dalam menghadapi ketidakpastian dunia kerja. Temuan ini menegaskan bahwa job-hopping pada Generasi Z perlu dipahami sebagai bagian dari adaptasi karier, bukan semata-mata sebagai perilaku disfungsional, serta memiliki implikasi penting bagi pengembangan teori karier dan praktik pengelolaan sumber daya manusia di era digital.