Desi Asmawati
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah Medan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Konseptual Standar Pelaporan Keuangan Dalam Meningkatkan Transparansi dan Akuntabilitas Perusahaan Sriwardany Sriwardany; Desi Asmawati; Dita Deviana Fadhilah
Jurnal Akuntansi Dan Keuangan West Science Vol 5 No 02 (2026): Jurnal Akuntansi dan Keuangan West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jakws.v5i02.3443

Abstract

Standar pelaporan keuangan merupakan instrumen normatif yang memiliki peran krusial dalam membentuk kualitas dan integritas informasi keuangan yang disajikan oleh entitas bisnis kepada para pemangku kepentingan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara konseptual kontribusi standar pelaporan keuangan terhadap peningkatan transparansi dan akuntabilitas perusahaan, sekaligus mengidentifikasi faktor-faktor institusional yang memengaruhi efektivitas implementasinya. Metode yang digunakan adalah library research dengan menelaah sepuluh sumber literatur ilmiah bereputasi yang diterbitkan antara tahun 2021 hingga 2026, bersumber dari basis data Google Scholar, SINTA, dan Scopus. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi standar pelaporan keuangan secara substantif memerlukan dukungan kompetensi sumber daya manusia yang memadai, sistem pengendalian internal yang kokoh, serta mekanisme enforcement hukum yang efektif dan konsisten. Praktik creative accounting teridentifikasi sebagai ancaman sistemik yang mampu mendistorsi transparansi meskipun secara formal perusahaan telah mematuhi standar yang berlaku. Di sisi lain, harmonisasi standar akuntansi global dengan nilai-nilai lokal serta adopsi teknologi Big Data Analytics menawarkan solusi transformasional yang menjanjikan. Penelitian ini menegaskan bahwa transparansi dan akuntabilitas korporat yang sejati hanya dapat diwujudkan melalui pendekatan integratif yang secara simultan mencakup dimensi teknis, institusional, hukum, dan teknologi dalam satu kerangka yang kohesif dan berkelanjutan.