Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang masih menjadi masalah kesehatan utama dan sering disebut sebagai silent killer karena dapat menimbulkan komplikasi serius. Konsumsi garam berlebih dan kurangnya pengetahuan keluarga mengenai pengendalian hipertensi menjadi faktor penyebab tidak terkontrolnya tekanan darah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan Keperawatan Keluarga II melalui pendidikan kesehatan diet rendah garam dan terapi aurikuloterapi dalam upaya pencegahan serta penurunan hipertensi. Metode yang digunakan adalah pendekatan studi kasus pada satu keluarga yang memiliki anggota keluarga dengan hipertensi. Kegiatan dilaksanakan di wilayah kerja Samarinda Ilir pada bulan Mei 2026. Tahapan intervensi meliputi pengkajian keluarga, pengukuran tekanan darah, pendidikan kesehatan mengenai diet rendah garam menggunakan media poster banner, pelaksanaan terapi aurikuloterapi, serta evaluasi hasil intervensi. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, pemeriksaan tekanan darah, dan dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya penurunan tekanan darah dari 138/94 mmHg sebelum intervensi menjadi 129/80 mmHg setelah intervensi. Selain itu, keluarga menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai penerapan diet rendah garam dan pola hidup sehat untuk pengendalian hipertensi. Terapi aurikuloterapi juga memberikan efek relaksasi dan mengurangi keluhan seperti nyeri kepala serta mudah lelah. Kesimpulan kegiatan ini menunjukkan bahwa implementasi keperawatan keluarga melalui pendidikan kesehatan diet rendah garam dan terapi aurikuloterapi efektif dalam meningkatkan pengetahuan keluarga dan membantu menurunkan tekanan darah pada klien hipertensi.