Amaliah Tahta Rohmatillah
Pendidikan Agama Islam, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Islam Majapahit, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK melalui Program Parenting Islami untuk Meningkatkan Kemampuan Pengasuhan di Desa Kromong, Kabupaten Jombang, Provinsi Jawa Timur Marisa Khaq; Amaliah Tahta Rohmatillah; Fatma Maulla Aliffia; Istiqlalia Kamila Al Khoir; Miah Salsabila; Rutbah Shahirah; Isma Fauziah; Ainul Yaqin
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 4 (2026): JAMSI - Juli 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3053

Abstract

Pembentukan karakter anak melalui pola asuh berbasis nilai-nilai Islam merupakan aspek penting dalam pendidikan keluarga. Namun, masih banyak orang tua yang menerapkan pengasuhan berdasarkan kebiasaan turun-temurun tanpa pemahaman parenting Islami yang memadai. Kondisi tersebut diperparah oleh tantangan era digital yang memengaruhi kualitas pengasuhan anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melaksanakan program pemberdayaan ibu-ibu PKK dalam parenting Islami serta mengevaluasi peningkatan kemampuan pengasuhan di Desa Kromong, Kabupaten Jombang, Provinsi Jawa Timur. Program pemberdayaan dilaksanakan dengan melibatkan 20 ibu PKK sebagai peserta selama 40 hari melalui penyuluhan, pelatihan, diskusi interaktif, dan pendampingan menggunakan modul Parenting Islami "Keluarga Cahaya". Evaluasi program dilakukan melalui pre-test, post-test, observasi, wawancara, checklist aktivitas keluarga, serta pemantauan selama proses pendampingan. Hasil pelaksanaan program menunjukkan adanya peningkatan kemampuan parenting dari kategori cukup baik menjadi kategori baik, dengan skor tertinggi post-test mencapai 40. Tingkat keterlaksanaan program menunjukkan capaian tertinggi pada aspek fisik dan kesehatan (88,8%), sosial (80,5%), dan ibadah (75%), sedangkan aspek bonding keluarga (58,3%) dan edukatif (52,7%) masih tergolong rendah. Program juga berhasil meningkatkan pengetahuan, sikap, dan praktik pengasuhan Islami yang ditunjukkan melalui meningkatnya konsistensi pembiasaan ibadah, komunikasi yang lebih positif antara orang tua dan anak, serta perubahan perilaku anak ke arah yang lebih baik. Secara keseluruhan, program pemberdayaan ibu-ibu PKK dalam parenting Islami terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan pengasuhan berbasis nilai-nilai Islam. Meskipun demikian, masih terdapat kendala berupa keterbatasan waktu, rendahnya literasi media digital, serta belum optimalnya penguatan aspek emosional dan edukatif. Oleh karena itu, diperlukan pendampingan berkelanjutan serta penguatan strategi pada aspek bonding keluarga, edukatif, dan literasi digital guna meningkatkan keberlanjutan program dan kualitas pengasuhan keluarga secara lebih optimal.