Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Moderating Role of Bank Size in Intellectual Capital, Leverage, and Financial Performance: Indonesian Islamic Commercial Banks 2019–2023 Dhidhin Noer Ady Rahmanto; Ardila Septi Priwanda
Etihad: Journal of Islamic Banking and Finance Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/etihad.v6i1.13933

Abstract

Introduction: This study examines the effects of intellectual capital efficiency and leverage on the financial performance of Indonesian Islamic commercial banks, with bank size as a moderating variable. It addresses inconsistent prior findings by testing whether bank scale explains differences in the performance effects of intangible resources and financial structure. Research Methods: Using balanced panel data from nine Islamic commercial banks during 2019–2023, this study analyzes 45 bank-year observations. Financial performance is proxied by lnROA, intellectual capital by VAIC, leverage by DER, and bank size by ln(total assets). The data are analyzed using panel-based moderated regression. Results: The Random Effect Model shows that VAIC positively affects financial performance (β = 0.5449; p < 0.001), while DER has no significant direct effect (β = -0.0418; p = 0.5927). Bank size does not moderate the VAIC-performance relationship (β = 0.1626; p = 0.2663), but negatively moderates the DER-performance relationship (β = -0.2780; p < 0.001). Conclusion: The study contributes by applying panel-based moderation analysis to Islamic bank performance. Islamic banks should strengthen intellectual capital and manage leverage prudently as bank scale increases.
Pengabdian kepada Masyarakat dalam Pengembangan UMKM melalui Pembuatan NIB PIRT dan Label Ardila Septi Priwanda; Silvia Rizki Syah Putri; Nafi Alifatul Maghfiroh; Nurlaila Nurlaila; Adi Bintang Rizko Fananda; Nurul Maulana Fatimah Nasution; Itawari Itawari; Fatika Isnaini Nur Rohmah; Risma Septiana; Fadel Adhianta Abas
Bangun Desa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/jbd.2025.4(1).1-8

Abstract

UMKM berperan penting dalam perekonomian nasional, namun masih banyak yang belum memiliki legalitas usaha. Legalitas seperti NIB, PIRT, dan label produk sangat penting untuk meningkatkan daya saing, perlindungan hukum, dan akses program pemerintah. Melalui KKN Tematik di Kelurahan Limbangan Kulon, mahasiswa membantu pelaku UMKM dalam pengurusan legalitas dan edukasi pentingnya kepatuhan hukum. Kegiatan ini diharapkan mendorong UMKM tumbuh lebih kuat dan kompetitif di era digital. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), di mana masyarakat terlibat langsung dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari identifikasi masalah hingga evaluasi hasil. Hassil observasi menunjukkan bahwa sebagian UMKM di wilayah tersebut belum memiliki legalitas usaha yang lengkap, yang menjadi kendala dalam memperluas pasar dan mengakses berbagai program pemerintah.Melalui sosialisasi dan pendampingan, pelaku UMKM diberikan pemahaman mengenai pentingnya legalitas serta langkah-langkah untuk memperoleh dokumen yang diperlukan. Dengan adanya legalitas yang sah, UMKM di Kelurahan Limbangan Kulon diharapkan dapat meningkatkan daya saing, memperluas pasar, dan memanfaatkan program pemerintah untuk pengembangan usaha. Hasil pengabdian menunjukkan program ini berdampak langsung pada peningkatan pemahaman dan kepemilikan legalitas, serta mendorong terbentuknya ekosistem usaha yang tertib hukum dan berdaya saing.