Susaldi
Program Studi Sarjana Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Indonesia Maju

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Status Gizi dan Perilaku Pencegahan Demam Berdarah Dengue dengan Derajat Infeksi pada Anak: The Relationship between Nutritional Status and Dengue Fever Prevention Behavior with the Degree of Infection in Children Premita Novi Komalasari; Susaldi; Yeni Koto
Journal of Nursing Education and Practice Vol. 5 No. 1 (2026): Journal of Nursing Education and Practice
Publisher : MPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jnep.v5i1.322

Abstract

Pendahuluan: Penyakit infeksi dengue timbul secara akut dan dapat memburuk, serta sering berakibat fatal apabila terlambat tertangani, faktor yang mempengaruhi morbiditas dan mortalitas DBD di berbagai negara antara lain prilaku pencegan, status gizi dan derjat infeksi.Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Status gizi dan perilaku pencegahan demam berdarah dengue dengan derajat infeksi pada anak di Rumah Sakit Amira tahun 2024.Metode: Kuantitatif analitik korealsi dengan pendekatan cross sectional, yaitu jenis penelitian yang menekankan waktu pengukuran atau observasi data variabel dependen dan independen hanya satu kali pada satu saat. Dengan sample 58 orang.Hasil: berdasarkan variabel status gizi dengan derjat infeksi di dapatkan hasil analisis uji Chi square dapat dikatakan memiliki hubungan jika P-value < 0,05 dan diperoleh hasil nilai   P value = 0,042 < 0,05. Maka H0 ditolak dan HA diterima. Berdasarkan hasil variabel Perilaku Pencegahan dengan derajat infeksi dengue adalah analisis uji Chi square dapat dikatakan memiliki  hubungan jika P-value < 0,05 dan diperoleh hasil nilai Pvalue = 0,005 < 0,05. Maka H0 ditolak dan HA diterima.Kesimpulan: Ada hubungan antara perilaku pencegahan demam berdarah dengan derajat infeksi. sehingga dapat dikatakan bahwa ada hubungan antara status gizi dengan derajat infeksi.