Sancka Stella G. Sihura
Program Studi Sarjana Keperawatan, Universitas Indonesia Maju

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Fungsi Komite Keperawatan Subkomite Mutu Profesi Terhadap Pengetahuan Perawat Pelaksana Terkait Asuhan Keperawatan 3S (SDKI, SIKI, dan SLKI) : The Relationship between the Function of the Nursing Committee and the Professional Quality Subcommittee on the Knowledge of Implementing Nurses Regarding 3S Nursing Care (SDKI, SIKI, and SLKI) Deni Candra Yulianto; Sancka Stella G. Sihura; Solehudin
Journal of Nursing Education and Practice Vol. 5 No. 1 (2026): Journal of Nursing Education and Practice
Publisher : MPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jnep.v5i1.448

Abstract

Pendahuluan: Komite keperawatan melalui subkomite kredensial, mutu, dan etik memiliki peran penting dalam menjaga kompetensi, etika, serta konsistensi penerapan standar asuhan keperawatan. Namun, berbagai penelitian menunjukkan bahwa kualitas dokumentasi asuhan keperawatan masih rendah, bahkan secara global kurang dari 50%. Rendahnya kualitas dokumentasi dipengaruhi oleh tingginya beban kerja, keterbatasan pengetahuan perawat, serta kurangnya supervisi. Kondisi serupa juga terjadi di Indonesia, dimana capaian dokumentasi pada tahap pengkajian, diagnosis, perencanaan, hingga evaluasi masih belum optimal. Implementasi standar asuhan keperawatan 3S (SDKI, SIKI, dan SLKI) terbukti mampu meningkatkan mutu dokumentasi dan pemahaman perawat terhadap proses keperawatan. Oleh karena itu, peran komite keperawatan, khususnya subkomite mutu profesi, sangat penting dalam mendukung peningkatan pengetahuan perawat serta penerapan standar asuhan keperawatan yang terstruktur dan berkualitas.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan fungsi komite keperawatan subkomite mutu profesi dengan tingkat pengetahuan perawat pelaksana terkait asuhan keperawatan SDKI, SIKI, dan SLKI.Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 45 perawat yang dipilih menggunakan teknik total sampling dari populasi 66 perawat. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat untuk melihat hubungan antara fungsi subkomite mutu profesi dengan tingkat pengetahuan perawat.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara karakteristik responden dengan tingkat pengetahuan perawat. Namun, terdapat hubungan signifikan antara fungsi Subkomite Mutu Profesi dengan tingkat pengetahuan perawat.Kesimpulan: Fungsi Subkomite Mutu Profesi berhubungan dengan tingkat pengetahuan perawat terkait penerapan asuhan keperawatan berbasis SDKI, SIKI, dan SLKI.