Anisa Nur Hatimah
Program Studi Pendidikan Kimia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Palangka Raya, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kandungan Boraks Pada Mie Basah Menggunakan Rapid Test Kit dan Bahan Alami Anisa Nur Hatimah; Abudarin Abudarin; Anggi Ristiyana Puspita Sari
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 17 No 1 (2026): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Potekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jmak.v17i1.1953

Abstract

Salah satu upaya meningkatkan daya tahan mie basah adalah dengan menambahkan pengawet ke dalam makanan. Secara sederhana kandungan boraks pada makanan dapat diuji dengan menggunakan metode test kit dan bahan alami seperti ekstrak ubi ungu dan ekstrak kunyit. Penelitian bertujuan untuk mengetahui sensivitas dan batas deteksi kadar boraks dengan metode uji yang berbeda pada sampel mie basah.Metode uji yang digunakan meliputi pengujian dengan indikator alami (ekstrak ubi ungu dan ekstrak kunyit) dan pengujian dengan rapid test kit buatan pabrikan. Indikator alami disiapkan dari ekstrak ubi ungu dan kunyit yang diresapkan pada potongan kertas saring, sedangkan rapit tes kid dibeli di pasaran. Sampel mie basah dibuat dari adonan dengan bahan utama tepung terigu dan telur kemudian ditambahkan boraks (bleng) sehingga dihasilkan mie basah dengan kadar bleng bervariasi. Jumlah sampel yang digunakan adalah 1 sampel. Keberadaan boraks pada mie basah yang dihasilkan kemudian diuji secara kualitatif menggunakan tiga metode uji yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga metode mampu mendeteksi keberadaan boraks pada mie basah. Rapid test kit dan indikator ubi ungu memiliki batas deteksi terendah, yaitu 10 mg/g sampel, sedangkan indikator kunyit memiliki batas deteksi 20 mg/g sampel. Dengan demikian, urutan sensitivitas metode deteksi adalah rapid test kit = indikator ubi ungu > indikator kunyit.