Siti Khadijah
Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam IAI Darul Ulum Kandangan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Harmonisasi Legal Drafting Peraturan Desa Tentang Pengelolaan Dana Desa Berbasis Prinsip Siyasah Dusturiyah dan Good Governance Erly Sulistiyawati; Siti Khadijah; Akhmad Zaki Yamani
JIS: Journal Islamic Studies Vol. 4 No. 2 (2026): Mei-Agustus 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jis.v4i2.2146

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam draf Peraturan Desa mengenai Pengelolaan Dana Desa dari aspek teknik perancangan hukum positif serta melakukan rekonstruksi teoretis agar selaras dengan nilai-nilai Siyasah Dusturiyah. Penelitian hukum yuridis-normatif ini sepenuhnya menggunakan metode kepustakaan (library research) dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Data sekunder yang dikumpulkan melalui studi dokumen dianalisis secara kualitatif dengan metode analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menemukan tiga tipologi anomali utama pada draf Perdes Dana Desa, yaitu: kesalahan formil berupa pencantuman konsiderans regulasi yang telah kedaluwarsa; duplikasi kaku (blind copy-paste) materi muatan dari aturan supradesa tanpa kontekstualisasi kearifan lokal; serta ambiguitas formulasional (vague of norm) pada klausul tenggat waktu pengawasan anggaran. Berdasarkan Teori Lon L. Fuller dan Robert Seidman, rangkaian anomali ini menurunkan moralitas internal hukum dan melumpuhkan efektivitas regulasi di lapangan. Ditinjau dari prinsip Siyasah Dusturiyah dan Teori Maqashid al-Shariah Jasser Auda, draf tersebut dinilai cacat secara nilai karena abai terhadap realitas kemiskinan lokal dan terjebak pada penyalahgunaan wewenang legislatif (abuse of power/ta'addi) akibat kaburnya norma pengawasan. Oleh karena itu, draf Perdes ke depan wajib direkonstruksi secara hibrida dengan mensinergikan kejernihan teks hukum modern dan internalisasi nilai amanah teologis.