Intan Rahmawati
Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Integrasi Civic Discourse dalam PPKn di Sekolah Dasar: Studi Kasus Kualitatif Penalaran Kritis dan Tanggung Jawab Sosial Nur Cholifah; Intan Rahmawati; Ade Ricky Rozzaqi; Siswanto Siswanto
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 2 (2026): JUPIN Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2146

Abstract

Praktik dialog kewargaan dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di sekolah dasar masih cenderung terbatas, sehingga belum sepenuhnya mendukung pengembangan penalaran kritis dan tanggung jawab sosial peserta didik secara optimal. Kondisi tersebut berimplikasi pada rendahnya kualitas partisipasi siswa dalam diskusi kelas serta belum terbentuknya ruang belajar yang deliberatif dan reflektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam bagaimana integrasi civic discourse diterapkan dalam pembelajaran PPKn di sekolah dasar serta kontribusinya terhadap penguatan penalaran kritis dan tanggung jawab sosial peserta didik.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus intrinsik. Subjek penelitian meliputi guru PPKn, peserta didik kelas IV dan V, serta kepala sekolah. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan analisis dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik dengan bantuan perangkat lunak MAXQDA.Hasil penelitian menunjukkan bahwa civic discourse berperan penting dalam membangun ruang deliberatif di kelas, mendorong berkembangnya penalaran reflektif, memperkuat kemampuan siswa menilai dan menyusun alasan, serta menumbuhkan kesadaran sosial dalam interaksi belajar. Temuan ini menegaskan bahwa kualitas dialog kelas tidak hanya ditentukan oleh strategi instruksional, tetapi juga oleh iklim sosial-emosional yang aman dan inklusif. Secara ilmiah, penelitian ini berkontribusi memperkaya kajian empiris pendidikan kewargaan dengan menunjukkan bahwa civic discourse merupakan mekanisme pedagogis yang relevan untuk memperkuat pembelajaran PPKn dan pembentukan karakter kewargaan di jenjang sekolah dasar.