Anita Fuji Syukrillah
Psikologi, Fakultas Sosial & Humaniora, Universitas Muhammadiyah Bandung, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan dan Validasi Alat Ukur Stress Coping Strategies (SCS) pada Dewasa Awal Menggunakan Analisis Psikometri Riyanti Ramdhani; Dinda Fatimah Az-Zahra; Nadyra Riak Pasifica; Anita Fuji Syukrillah; Akmal Muhamad H N
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 2 (2026): JUPIN Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2438

Abstract

Masa dewasa awal merupakan periode yang rentan terhadap stres akibat akumulasi tuntutan akademik, karir, dan interpersonal, sehingga ketersediaan instrumen pengukuran strategi coping yang valid dan reliabel menjadi sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan memvalidasi alat ukur Coping Stress Strategies (CSS) berbasis teori Lazarus dan Folkman (1984) yang mencakup dua dimensi utama: Problem-Focused Coping (PFC) dan Emotion-Focused Coping (EFC). Penelitian menggunakan desain psychometric scale development dengan melibatkan 102 partisipan dewasa awal berusia 18–26 tahun yang direkrut melalui purposive sampling. Instrumen disusun dalam format skala Likert lima poin yang dikembangkan dari 29 aitem. Validitas konten diuji menggunakan formula Aiken's V, validitas konstruk diuji melalui Confirmatory Factor Analysis (CFA) pada model dua faktor (PFC dan EFC), dan reliabilitas diestimasi menggunakan Cronbach’s Alpha. Hasil menunjukkan nilai Aiken’s V rata-rata sebesar 0,85 dengan seluruh aitem dinyatakan valid. Uji CFA menghasilkan indeks kecocokan yang baik (CFI = 0,961; RMSEA = 0,042; SRMR = 0,076; p-value = 0,17), sedangkan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,878 menunjukkan konsistensi internal yang tinggi. Instrumen CSS yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi alat ukur yang sahih untuk mengidentifikasi kecenderungan strategi coping berbasis dua dimensi utama (PFC dan EFC) pada populasi dewasa awal di Indonesia.