p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL PETIK
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Humas Diskominfo Kabupaten Bogor Dalam Publikasi Informasi Melalui Instagram @Kabupaten.Bogor Arummaisya RZ; Burhanuddin; Al-May Abyan Izzy Burhani
Petik: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Vol. 12 No. 2 (2026): Volume 12 No 2 June 2026
Publisher : Pendidikan Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/z102f539

Abstract

Abstrak Media sosial pemerintah tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyebaran informasi, tetapi juga sebagai ruang komunikasi publik yang memungkinkan interaksi antara pemerintah dan masyarakat. Namun, akun Instagram @kabupaten.bogor yang memiliki jumlah pengikut cukup besar belum menunjukkan keterlibatan audiens yang konsisten pada setiap unggahan. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya strategi konten yang terencana dalam publikasi informasi pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan strategi konten Humas Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bogor dalam publikasi informasi melalui Instagram serta mengidentifikasi karakteristik konten yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teori strategi konten Halvorson dan Rach yang meliputi substansi, struktur, workflow, dan governance. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi konten dilakukan melalui perencanaan pesan, koordinasi dengan OPD, pemilihan format publikasi, serta evaluasi berdasarkan respon audiens. Konten yang dipublikasikan didominasi informasi kegiatan pemerintah, pelayanan publik, dan program pembangunan dengan karakteristik informatif, aktual, dan visual. Kata kunci: Humas Pemerintah, Instagram, Publikasi Informasi, Strategi Konten   Abstract Government social media serves not only as a channel for information dissemination but also as a public communication platform that facilitates interaction between government institutions and citizens. However, despite having a substantial number of followers, the Instagram account @kabupaten.bogor has not consistently generated high levels of audience engagement across its posts. This condition highlights the need for a well-planned content strategy in the dissemination of government information. This study aims to examine the content strategy employed by the Public Relations Division of the Bogor Regency Communication and Information Office in publishing information through Instagram and to identify the characteristics of the content produced. A descriptive qualitative approach was adopted, guided by Halvorson and Rach’s content strategy framework, which encompasses substance, structure, workflow, and governance. Data were collected through interviews, observations, documentation, and questionnaires. The findings reveal that the content strategy involves message planning, coordination with regional government agencies, selection of appropriate publication formats, and evaluation based on audience responses. The published content is predominantly focused on government activities, public services, and development programs, characterized by informative, timely, and visually engaging presentations. Keywords : Government Public Relations,  Instagram, Information Publication, Content Strategy
Efektivitas Program “Hidup Sehat” Di TvOne Sebagai Media Edukasi Kesehatan Masyarakat Dwi Rafi Habibullah; Burhanuddin
Petik: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Vol. 12 No. 2 (2026): Volume 12 No 2 June 2026
Publisher : Pendidikan Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/249f7h87

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas program “Hidup Sehat” di TvOne sebagai media edukasi kesehatan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan literasi kesehatan dan mendorong perubahan perilaku audiens. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei eksplanatori. Sampel sebanyak 107 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria inklusi: penonton aktif program “Hidup Sehat” di TvOne atau platform digitalnya. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring berbasis Google Form yang terdiri atas 32 butir pernyataan berskala Likert 5 poin, mencakup empat indikator Variabel X (keterpaparan media, daya tarik pesan, kejelasan informasi, kredibilitas sumber) dan empat indikator Variabel Y (peningkatan pengetahuan, kesadaran risiko, efikasi diri, intensi perilaku). Instrumen telah diuji validitas menggunakan korelasi Pearson (r > 0,30) dan reliabilitas menggunakan Cronbach’s Alpha (α = 0,84, di atas ambang minimal 0,70). Sebelum regresi, dilakukan uji normalitas (Kolmogorov-Smirnov) dan uji linearitas sebagai pengujian asumsi. Analisis data menggunakan regresi linear sederhana dengan perangkat lunak IBM SPSS Statistics versi 25. Hasil uji regresi linear sederhana menunjukkan pengaruh signifikan Variabel X terhadap Variabel Y (r = 0,74; R² = 0,55; nilai p < 0,05). Artinya, 55% variansi peningkatan literasi dan perubahan perilaku kesehatan masyarakat dijelaskan oleh efektivitas program “Hidup Sehat”. Mayoritas responden memberikan penilaian sangat tinggi pada seluruh indikator, dengan kejelasan penyampaian informasi mencapai 57,9% dan intensi perilaku preventif mencapai 60,7%. Program “Hidup Sehat” terbukti efektif sebagai agen perubahan sosial yang mendorong transformasi kognitif, afektif, dan konatif masyarakat melalui penyampaian edukasi medis secara berkelanjutan. Media massa berperan krusial dalam meningkatkan literasi kesehatan dan membentuk perilaku hidup sehat di masyarakat. Kata Kunci: Edukasi Kesehatan, Hidup Sehat, Media Massa   Abstract This study aims to analyze the effectiveness of the “Hidup Sehat” program on TvOne as a public health education medium, specifically in improving health literacy and promoting behavioral change among audiences. A quantitative explanatory survey design was employed. A total of 107 respondents were selected through purposive sampling, with inclusion criteria requiring active viewership of the “Hidup Sehat” program on TvOne or its digital platforms. Data were collected via an online Google Form questionnaire comprising 32 Likert-scale items (5-point scale) measuring four indicators each for Variable X (media exposure, message attractiveness, information clarity, source credibility) and Variable Y (knowledge enhancement, risk awareness, self-efficacy, behavioral intention). The instrument demonstrated validity (Pearson r > 0.30) and reliability (Cronbach’s Alpha α = 0.84, exceeding the 0.70 threshold). Normality (Kolmogorov-Smirnov) and linearity tests were conducted prior to regression analysis using IBM SPSS Statistics Version 25. Simple linear regression revealed a significant influence of Variable X on Variable Y (r = 0.74; R² = 0.55; p < 0.05), indicating that 55% of variance in health literacy improvement and behavioral change was explained by the program’s effectiveness. The majority of respondents rated all indicators very highly, with information clarity reaching 57.9% and behavioral intention reaching 60.7% in the “very high” category The “Hidup Sehat” program is proven effective as a social change agent, driving cognitive, affective, and conative transformation through continuous medical education. Mass media plays a crucial role in enhancing health literacy and shaping healthier behavioral patterns in society.   Keyword: Health Education, Healthy living, Mass Media