Kepemimpinan merupakan aspek krusial yang memengaruhi tindakan dan hasil yang dicapai oleh karyawan dalam suatu organisasi. Situasi kerja yang senantiasa berubah menuntut para pemimpin untuk memberikan bimbingan, semangat, dan dukungan yang tepat agar karyawan mampu menunjukkan sikap kerja yang baik dan mencapai hasil yang optimal. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam pengaruh berbagai gaya kepemimpinan terhadap kinerja karyawan, serta menelaah peran sikap kerja sebagai faktor penghubung dalam hubungan tersebut. Metodologi yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai jurnal akademik. Proses pemilihan sumber didasarkan pada kriteria kelayakan materi, reputasi penerbit, serta kesesuaian topik dengan fokus pembahasan, yang meliputi publikasi ilmiah dalam rentang waktu tahun 2017 hingga 2026. Berdasarkan penelusuran tersebut, teridentifikasi bahwa gaya kepemimpinan transformasional, demokratis, dan partisipatif menjadi pola kepemimpinan yang paling sering ditemukan dan dibahas dalam literatur sebagai pendekatan utama yang efektif dalam membentuk sikap kerja positif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan transformasional, demokratis, dan partisipatif terbukti berperan penting dalam membentuk sikap kerja positif karyawan, yang tercermin melalui peningkatan kedisiplinan, komitmen, dan motivasi; kondisi ini pada gilirannya berkontribusi nyata terhadap peningkatan kinerja karyawan. Penelitian ini juga menemukan bahwa hubungan antara kepemimpinan dan kinerja tidak bersifat langsung, melainkan dijelaskan secara signifikan melalui peran sikap kerja sebagai variabel perantara. Oleh karenanya, dapat disimpulkan bahwa penerapan gaya kepemimpinan transformasional, demokratis, dan partisipatif sangat strategis untuk membangun sikap kerja yang baik, sehingga menjadi kunci utama dalam meningkatkan kinerja karyawan dalam organisasi. Hasil temuan ini diharapkan dapat menambah wawasan teoritis dalam bidang manajemen sumber daya manusia dan menjadi pedoman bagi organisasi dalam merumuskan strategi kepemimpinan yang efektif.