Syamsuddin Syamsuddin
Program Studi Magister Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Hasanuddin, Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Literasi Kecerdasan Buatan Dan Kemampuan Berpikir Kritis Terhadap Skeptisisme Profesional Mahasiswa Akuntansi Andi Renita Puspayanti; Brigita MB; Annisa Muthmainnah Ichwan; Aini Indrijawati; Syamsuddin Syamsuddin
Bata Ilyas Educational Management Review Vol. 6 No. 1: January - June
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/biemr.v6i1.3934

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI) telah mengubah berbagai aspek pendidikan dan praktik akuntansi, termasuk dalam bidang auditing. Kondisi ini menuntut mahasiswa akuntansi untuk tidak hanya mampu menggunakan teknologi AI, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis dalam mengevaluasi informasi yang diperoleh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi kecerdasan buatan dan kemampuan berpikir kritis terhadap skeptisisme profesional mahasiswa akuntansi yang telah menempuh mata kuliah auditing. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada mahasiswa akuntansi yang telah menempuh mata kuliah auditing. Dari 127 kuesioner yang terkumpul, sebanyak 117 kuesioner memenuhi kriteria dan dapat diolah. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi kecerdasan buatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap skeptisisme profesional (B = 0,287; p < 0,001). Kemampuan berpikir kritis juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap skeptisisme profesional (B = 0,418; p < 0,001). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap skeptisisme profesional dengan nilai F sebesar 62,531 dan tingkat signifikansi p < 0,001. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,515 menunjukkan bahwa 51,5% variasi skeptisisme profesional dapat dijelaskan oleh literasi kecerdasan buatan dan kemampuan berpikir kritis. Temuan ini mengindikasikan bahwa penguatan literasi AI dan kemampuan berpikir kritis merupakan faktor penting dalam membentuk skeptisisme profesional mahasiswa akuntansi di era digital.