This Author published in this journals
All Journal Jurihum
Maylina Putri Pel
Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Konseling Kelompok dalam Membangun Konsep Diri Positif di Era Media Sosial Iqbal Syahputra Tumangger; Naila Kinanti; Maylina Putri Pel; Zahriya Hafriani; Indah Salsabila; Astika Wati Anak Ampun; Rafiqatul Husna; Husni Salasa Fitria
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 4 No. 1 (2026): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Emosi negatif seperti marah, cemas, takut, kecewa, dan sedih adalah bagian dari pengalaman manusia yang dapat berpengaruh pada kesehatan mental, hubungan sosial, dan kualitas hidup seseorang. Ketidakmampuan untuk mengelola emosi negatif dengan baik dapat menyebabkan berbagai masalah psikologis, termasuk stres, kecemasan berlebihan, konflik dengan orang lain, dan rendahnya kesejahteraan emosional. Salah satu metode yang bisa membantu individu dalam mengatasi emosi negatif adalah konseling kelompok. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis penerapan konseling kelompok dalam menangani emosi negatif sehari-hari. Metode yang diterapkan adalah penelitian pustaka dengan mengkaji beragam buku, jurnal, artikel ilmiah, dan penelitian sebelumnya yang relevan dengan topik ini. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi untuk memahami secara menyeluruh peran konseling kelompok dalam membantu individu mengelola emosi negatif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa konseling kelompok efektif dalam membantu individu mengenali, memahami, dan mengontrol emosi negatif melalui interaksi kelompok yang mendukung keterbukaan, empati, dukungan sosial, refleksi diri, serta berbagi pengalaman di antara anggota. Penerapan konseling kelompok dilakukan melalui tahapan prakonseling, pembentukan, peralihan, pelaksanaan (konseling), dan penutupan. Setiap tahap berkontribusi terhadap peningkatan kesadaran diri, kemampuan regulasi emosi, keterampilan pemecahan masalah, dan kemampuan beradaptasi terhadap berbagai tekanan kehidupan. Dengan demikian, konseling kelompok dapat menjadi salah satu layanan yang efektif untuk meningkatkan kesehatan mental, kesejahteraan emosional, dan kualitas hidup individu.