Rana Gustian Nugraha
Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Sumedang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH MODEL DISCOVERY LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR PERKEMBANGAN MAKHUK HIDUP PADA SISWA KELAS IV SD PLUS AHMAD DAHLAN Ai Siti Rosmawati; Esti Pramithasari; Ghina Amalia; Revina Ramadhani; Farraj Azman Muyasar; Rana Gustian Nugraha
Satya Widya Vol. 42 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/j.sw.2026.v42.i1.p26-36

Abstract

Students in the fourth grade of Ahmad Dahlan Plus Elementary School showed low levels of activity and learning outcomes in the subject of Living Things Development. This was due to a teacher-centered learning approach. The purpose of this study was to determine how the Discovery Learning model affected students’ science learning outcomes. A pre-experimental design was used, with a single group pretest-posttest design.  A saturated sample method was used to examine 8 selected fourth-grade students.  Learning outcome tests were conducted before and after the treatment. The Shapiro–Wilk normality test, paired sample t-test, and descriptive statistics were used to analyze the data. The results showed a significant difference between the pretest and posttest scores; the average score increased from 78.75 on the pretest to 95.00 on the posttest (p < 0.05). These findings indicate that using the Discovery Learning model significantly improves student learning outcomes in the subject. This model increases student activity, improves their understanding of ideas, and creates more meaningful learning for them.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPAS WARISAN BUDAYA MELALUI PJBL BERBANTU AUGMENTED REALITY KELAS 6 SDN PASIR Karina Fatmasari; Fatimah Az-Zahra; Ilham Muhyidin; Jesika Uliarta Br Sitorus; Risnayani Risnayani; Rana Gustian Nugraha
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v6i1.8818

Abstract

This study was motivated by the difficulties students had in understanding the material on Indonesia's World Cultural Heritage, which was too theoretical in nature, covering philosophical values, history, and UNESCO's role in its preservation. The abstract nature of the material meant that students were less actively involved and their learning outcomes were not optimal. This study aims to improve the learning outcomes of Natural and Social Sciences (IPAS) for sixth-grade students at SDN Pasir through the application of Project-based Learning (PjBL) assisted by Augmented Reality (AR) with a deep learning approach. The method used was Kemmis and McTaggart's Classroom Action Research (CAR) model for two cycles, with data collection through observation, interviews, and cognitive tests (pre-test and post-test), which were analyzed descriptively. The results of the study showed a significant increase in the cognitive domain of students as well as development in the affective and psychomotor domains. In Cycle I, classical learning completeness reached 91.66% and increased to 100% in Cycle II. These findings confirm that the AR-based PjBL approach is in line with the principles of deep learning and is able to increase engagement, conceptual understanding, and provide a fun learning experience. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesulitan peserta didik dalam memahami materi Warisan Budaya Indonesia yang Mendunia, yang bersifat terlalu teoritis, mencakup nilai filosofis, sejarah, dan peran UNESCO dalam pelestariannya. Sifat materi yang abstrak menyebabkan peserta didik kurang terlibat aktif dan hasil belajar mereka belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) peserta didik kelas VI SDN Pasir melalui penerapan Project-based Learning (PjBL) berbantuan Augmented Reality (AR) dengan pendekatan deep learning. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart selama dua siklus, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan tes kognitif (pre-test dan post-test), yang dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada ranah kognitif peserta didik serta perkembangan pada ranah afektif dan psikomotorik. Pada Siklus I, ketuntasan belajar klasikal mencapai 91,66%, dan meningkat menjadi 100% pada Siklus II. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan PjBL berbasis AR selaras dengan prinsip deep learning dan mampu meningkatkan keterlibatan, pemahaman konseptual, serta memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan.
PENGARUH MODEL KOOPERATIF LEARNING BERBASIS E-BOOK TERHADAP PEMAHAMAN IPAS MATERI MENGENAL MATA UANG Nayla Fatimah Azzahra; Megy Indriani; Rika Andini; Saipanah; Sinta Nur Anisa; Rana Gustian Nugraha
JIIPSI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/jiipsi.v6i1.5574

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengaruh model pembelajaran kooperatif yang dibantu e-book terhadap pemahaman IPAS mengenai materi mengenal mata uang pada siswa kelas V SD Negeri Manangga. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen kuantitatif dengan desain Pra-Eksperimen tipe One-Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 25 siswa yang dipilih melalui teknik sampling jenuh. Instrumen pengumpulan data berupa tes pretest dan posttest, dengan analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji berpasangan sampel t-test, dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dari nilai rata-rata pretest 85,36 ​​menjadi 92,68 pada posttest, dengan nilai signifikansi 0,004 (p < 0,05). Uji N-Gain memperoleh nilai rata-rata 0,34 dalam kategori sedang, dengan 9 siswa mencapai kategori tinggi. Kombinasi model pembelajaran kooperatif dengan media e-book interaktif yang dilengkapi fitur audio, gambar menarik, dan elemen interaktif mampu menciptakan suasana pembelajaran yang lebih dinamis dan menyenangkan. Penelitian ini membuktikan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif berbantuan e-book efektif meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi IPAS, tidak hanya dari aspek akademik tetapi juga mengembangkan aspek sosial dan emosional siswa sekolah dasar.