Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

A LEARNING MEDIA DEVELOPMENT FOR CHILDREN WITH DOWNSYNDROME FOR JUNIOR HIGH SCHOOL-SENIOR HIGH SCHOOL siwi Anjarsari; Arry Mustikawan; Fariha Eridani Naufalina; Hilda Nuraliza; Fajar Rosyid
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 4 (2026): JULI
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v4i4.11011

Abstract

Karakteristik anak downsyndrom sangat berbeda dengan anak pada umumnya. Hal utamanya pada motorik, kognitif, afektif, dan kecenderungan belajar visual-auditori. Media belajar yang terbatas menjadi kendala bagi guru, dan orang tua di SLB Negeri Cinta Asih, khususnya pada jenjang SMP. Media belajar yang dibutuhkan adalah medi belajar yang menarik perhatian, mudah digunakan, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Media pembelajaran konvensional sering kali belum mampu memberikan pengalaman belajar yang interaktif, terstruktur, dan adaptif. Oleh karena itu, program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan media pembelajaran digital berbasis website interaktif yang dirancang khusus bagi siswa dengan sindrom Down. Metode yang digunakan adalah User-Centered Design (UCD), dengan tahapan meliputi analisis kebutuhan melalui wawancara dan observasi, perancangan prototipe bersama guru, terapis, dan orang tua, uji coba terbatas kepada siswa, revisi berdasarkan umpan balik, serta pelatihan penggunaan website bagi guru dan orang tua. Website yang dikembangkan memuat materi sederhana dan tematik yang disesuaikan dengan kurikulum SLB, serta dilengkapi fitur navigasi sederhana, ikon besar, tampilan ramah warna, gambar, audio, animasi, latihan interaktif, dan umpan balik langsung. Temuan awal menunjukkan bahwa kebutuhan utama pengguna mencakup kemudahan akses, tampilan visual yang jelas, instruksi yang sederhana, serta aktivitas belajar yang menyenangkan dan berulang. Implikasi dari kegiatan ini adalah meningkatnya dukungan terhadap proses pembelajaran siswa dengan sindrom Down, baik di sekolah maupun di rumah, melalui media yang lebih inklusif, adaptif, dan mudah digunakan. Program ini juga berpotensi menjadi model pengembangan media pembelajaran digital yang dapat direplikasi di SLB lain di Indonesia.
A TRAINING ON THE USE OF THE "EDUKASIH" WEBSITE AS AN ADAPTIVE LEARNING MEDIA FOR CHILDREN WITH DOWN SYNDROME siwi Anjarsari; Tsamarah Nadiyah; Ariesta Beta Nandya; Bintang Nugraha
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 4 (2026): JULI
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v4i4.11013

Abstract

Agar anak dengan Down Syndrome dapat memahami dan mempertahankan informasi dengan lebih baik, mereka membutuhkan pengulangan materi, visual yang jelas, dan alur belajar yang sederhana. Namun, media pembelajaran yang digunakan di sekolah seringkali tidak dapat diakses kembali di rumah dan tidak sepenuhnya menyesuaikan dengan kebutuhan belajar setiap siswa. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan tentang penggunaan website "EDUKASIH" sebagai media pembelajaran adaptif untuk anak-anak Down Syndrome di SLB Negeri Cinta Asih Soreang. Ini juga bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam mengelola materi, tugas, dan pemantauan perkembangan belajar siswa. Proses pelaksanaan mencakup: (1) menentukan kebutuhan pembelajaran dan kesiapan pengguna (guru/staf), (2) membuat materi pelatihan dan petunjuk penggunaan, (3) memberikan pelatihan tatap muka berbasis praktik langsung (hands-on), termasuk manajemen akun, unggah materi, pembuatan latihan sederhana, dan penggunaan fitur pemantauan, (4) membantu implementasi di kelas dan di rumah dengan dukungan teknis terjadwal, dan (5) mengevaluasi pemahaman guru, observasi penggunaan, dan umpan balik melalui pre-test dan post-test. Luaran kegiatan termasuk meningkatkan literasi digital siswa, kemampuan guru untuk menggunakan EDUKASIH, ketersediaan modul dan panduan operasional, dan meningkatkan akses belajar berkelanjutan bagi siswa Down Syndrome melalui media yang lebih sesuai, mudah dipahami, dan dapat digunakan secara konsisten.
A DESIGN OF "INTERACTIVE PAINTING WALL" MEDIA TO STIMULATE THE DEVELOPMENT OF EYE-HAND COORDINATION IN CHILDREN WITH MENTAL DISABILITIES OF ELEMENTARY SCHOOL AGE siwi Anjarsari; Arry Mustikawan; Tsamarah Nadiyah
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 4 (2026): JULI
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v4i4.11018

Abstract

Children with intellectual disabilities at elementary school age require consistent developmental stimulation, particularly to strengthen hand-eye coordination. This ability serves as an important foundation for the development offine motor skills, concentration, and children’s independence in carrying out daily activities. However, learning media available in many educational institutions are often limited, less engaging, and have not fully provided structured visual-motor activities that suit children’s abilities. Therefore, this community service program aims to design and implement an “Interactive Painting Wall” as a medium to stimulate hand-eye coordination through color recognition activities andgradual painting movements. This medium is designed in the form of a patterned or thematic wall equipped with interactive elements, such as step markers, coloring areas, and simple visual instructions. The design is expected to helpchildren follow activity sequences more clearly, enjoyably, and with minimal dependence on verbal instructions. The implementation method includes partner needs analysis, media and visual material design, production and installation ofthe painting wall, trial use with the target children, and evaluation through structured observation. The evaluation focuses on several indicators of hand-eye coordination, including accuracy in following patterns, brush movement control, color suitability, and activity completion time. The outputs of this program include a ready-to-use Interactive Painting Wall, a brief user guide, and documentation of the implementation process and children’s developmental stimulationachievements. This program is expected to increase children’s engagement in learning activities, strengthen hand-eye coordination, and provide a sustainable learning medium to support the education of children with intellectual disabilitiesin the school environment.