Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Manajemen SDM Dalam Proses Perizinan Dan Pengelolaan Tenaga Kerja Asing Di Perusahaan Indonesia Putti Nilam Sari; Lia Kian
Synergy: Journal of Collaborative Sciences Vol. 2 No. 2 (2026): Multidicipline
Publisher : Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69836/synergy.v2i2.314

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan implementasi manajemen sumber daya manusia (SDM) dalam pengelolaan tenaga kerja asing (TKA) di Indonesia, dengan fokus pada proses perizinan, pengelola SDM dan Knowledge transfer. Peningkatan jumlah TKA di Indonesia menunjukan kebutuhan Perusahaan terhadap kompetensi global yang tidak sepenuhnya tersedia dipasar tenaga kerja lokal. Menurut data Kementerian ketenagakerjaan jumlah TKA meningkat dari 102.902 orang (2021) menjadi 183.964 orang (2024), menunjukan tren peningkatan signifikan yang membutuhkan sistem manajemen SDM  yang efektif dan adaptif. Metode penelitian menggunakan pendekatan  metode kualitatif deskriptif melalui studi Pustaka dengan menggunakan sumber primer berupa peraturan perundang-undangan serta sumber sekunder dari jurnal ilmiah dan dan laporan penelitian terdahulu. Analisis menggunakan perspektif Manajemen sumber daya manusia (HRM) dan Resource-Based View (RBV) untuk memahami bagaimana Perusahaan memanfaatkan tenaga kerja asing sebagai sumber daya strategis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen SDM dalam proses perizinan dan pengelolaan tenaga kerja asing telah dilakukan  melalui proses administrasi perizinan, perekrutan, penempatan kerja, pelatihan, pengawasan, serta evaluasi kinerja tenaga kerja asing. Namun, perusahaan masih menghadapi beberapa kendala seperti perubahan peraturan ketenagakerjaan, hambatan administrasi terkait otorisasi, perbedaan budaya ditempat kerja, dan proses knowledge transfer kepada tenaga kerja lokal. Oleh karena itu, perlu ditingkatkan koordinasi antara perusahaan dan pemerintah serta memperkuat sistem manajemen SDM agar pengelolaan tenaga kerja asing dapat beroperasi dengan cara yang lebih efisien dan sesuai dengan peraturan yang berlaku di Indonesia.
Optimasi Loading Bay Menggunakan Model Antrian M/M/1 untuk Meningkatkan Efisiensi Bongkar Muat pada  Industri Kawat Baja Fitrianto; Lia Kian
Nexus: Journal of Cross-Disciplinary Insights Vol. 2 No. 1 (2026): Interdisciplinary Innovation for Sustainable Development
Publisher : Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69836/nexus.v2i1.315

Abstract

Keterbatasan fasilitas loading bay pada perusahaan industri kawat baja berpotensi menyebabkan antrian kendaraan, peningkatan waiting time, dan bottleneck pada aktivitas bongkar muat kontainer impor dan ekspor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas optimalisasi loading bay terhadap peningkatan kinerja bongkar muat kontainer. Penelitian menggunakan metode deskriptif komparatif dengan pendekatan kuantitatif dan studi kasus. Analisis dilakukan menggunakan teori antrian (queueing theory) dengan model antrian M/M/1 berdasarkan data operasional periode Oktober 2025 dan April 2026 yang diperoleh melalui observasi, dokumentasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata waktu kontainer dalam sistem mengalami penurunan dari 818,07 menit / kontainer pada Oktober 2025 menjadi 401,32 menit / kontainer pada April 2026 atau turun sebesar 50,95%. Selain itu, waiting time pada periode Oktober 2025 lebih tinggi dibandingkan April 2026 akibat ketidakseimbangan antara tingkat kedatangan dan kapasitas pelayanan. Kebaruan penelitian ini terletak pada penerapan model antrian M/M/1 sebagai alat analisis untuk mengevaluasi dampak optimasi loading bay terhadap efisiensi bongkar muat pada industri kawat baja. Berbeda dengan penelitian terdahulu yang umumnya berfokus pada pengukuran kinerja antrian, penelitian ini mengintegrasikan analisis parameter antrian sebelum dan sesudah optimasi sehingga mampu menunjukkan pengaruh langsung perbaikan operasional terhadap kinerja sistem.Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimasi penggunaan loading bay dan pengelolaan sistem antrian mampu meningkatkan efisiensi operasional bongkar muat secara signifikan. Kontribusi ilmiah penelitian ini adalah memberikan bukti empiris mengenai efektivitas model M/M/1 dalam mendukung evaluasi dan pengambilan keputusan operasional pada fasilitas loading bay, serta menyediakan referensi bagi industri manufaktur yang memiliki keterbatasan kapasitas pelayanan dalam upaya mengurangi bottleneck dan meningkatkan produktivitas logistik.