Orally Disintegrating Tablets (ODT) merupakan tablet yang dapat hancur dalam mulut dengan waktu kurang dari 60 detik dan tidak membutuhkan air dalam mengonsumsinya. ODT diformulasikan untuk membantu pasien yang terkendala dalam menelan tablet konvensional maupun kapsul, seperti pada pasien pediatri dan geriatri. Salah satu komponen yang mempengaruhi waktu hancur dan waktu pembasahan ODT yaitu superdisintegran. Pada umunya superdisintegran sintetik yang digunakan dalam pembuatan ODT yaitu crospovidone, croscarmellose sodium, dan sodium starch glycolate. Tujuan review artikel ini yaitu menganalisis perbandingan penggunaan jenis dan jumlah superdisintegran crospovidone, croscamellose sodium, dan sodium starch glycolate terhadap waktu hancur dan waktu pembasahan ODT. Metode yang digunakan yaitu studi pustaka (literature review) dalam sepuluh tahun terakhir (2016–2026) menggunakan beberapa kata kunci sehingga diperoleh 24 artikel. Dari artikel tersebut dilakukan screening sehingga diperoleh 8 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Berdasarkan hasil kajian literatur dapat diketahui bahwa jenis dan jumlah superdisintegran yang digunakan dalam pembuatan ODT akan mempengaruhi waktu hancur dan waktu pembasahan tablet. Salah satu superdisintegran yang baik dalam pembuatan ODT yaitu crospovidone karena memiliki waktu hancur dan waktu pembasahan yang lebih cepat. Penggunaan crosspovidone dalam kombinasi dengan superdisintegran lain menunjukkan hasil terbaik apabila berada dalam jumlah yang besar dari superdisintegran lain seperti sodium starch glycolate dan croscarmellose sodium. Maka dari itu, pemilihan jenis dan jumlah superdisintegran yang tepat sangat penting dalam formulasi ODT untuk menghasilkan sediaan yang bermutu dan berkualitas.