Natasya Shelamitha
Fakultas Agama Islam, Universitas Wiralodra, Indramayu, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Fundamental Concepts Of Islamic Education: Integrating Knowledge, Faith, And Practice Natasya Shelamitha; Rifqi Rifqi
Lentera Pendidikan: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Islam Vol. 2 No. 2 (2026)
Publisher : Penerbit Hellow Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61166/lpki.v2i2.24

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif konsep dasar pendidikan Islam sebagai upaya integrasi antara ilmu, iman, dan amal dalam membentuk manusia seutuhnya. Pendidikan Islam memiliki orientasi yang tidak hanya terbatas pada pengembangan aspek intelektual, tetapi juga mencakup dimensi spiritual, moral, dan sosial yang menjadi pilar keseimbangan kehidupan manusia. Melalui pendekatan studi literatur (library research), penelitian ini mengkaji berbagai sumber primer dan sekunder yang meliputi buku-buku klasik maupun kontemporer, serta jurnal ilmiah yang relevan dengan tema integrasi nilai-nilai keislaman dalam sistem pendidikan. Analisis dilakukan dengan menelusuri pemikiran para ulama dan cendekiawan Muslim yang menekankan pentingnya keterpaduan antara pengetahuan rasional, keyakinan spiritual, dan pengamalan nilai-nilai Islam dalam kehidupan nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam menempatkan hubungan yang integral antara ilmu (pengetahuan), iman (keyakinan kepada Allah SWT), dan amal (tindakan nyata) sebagai landasan fundamental dalam proses pembentukan karakter dan kepribadian peserta didik menuju insan kāmil. Ketiga unsur tersebut tidak hanya memiliki hubungan konseptual, tetapi juga fungsional dalam membangun kesatuan epistemologis dan aksiologis yang kokoh. Sinergi antara ilmu, iman, dan amal diharapkan mampu menciptakan sistem pendidikan yang tidak terjebak pada rasionalitas semata, melainkan juga berakar pada nilai-nilai keimanan dan moralitas. Selain itu, integrasi ini menjadi solusi terhadap persoalan dikotomi antara ilmu agama dan ilmu umum yang masih sering terjadi dalam dunia pendidikan Islam kontemporer, sekaligus menawarkan paradigma pendidikan yang holistik, humanis, dan transendental dalam menghadapi tantangan zaman modern.