Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PELATIHAN KETRAMPILAN TEKNISI AC DI MAJELIS TAKLIM NURUL QOLBY KEDAUNG PAMULANG SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN EKONOMI MASYARAKAT Sujianto; Arie Sebastian
Servis : Jurnal Pengabdian dan Layanan kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Juni
Publisher : CV. Nature Creative Innovation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58641/servis.v4i2.241

Abstract

Indonesia  memiliki iklim tropis sehingga berpotensi temperature dan kelembaban udara sangat tinggi. Kondisi ini mengharuskan setiap ruangan harus memiliki sistem pendinginan udara agar nyaman dalam berakaktifitas. Adapun peralatan pengkondisian udara (Air Conditioning) jadi solusi atas permasalahan tadi. Pemanasan global menambah kondisi ini semakin parah. Disisi lain Majelis Taklim Nurul Qolby di Kedaung memiliki potensi tidak hanya sebagai pusat pembinaan keagamaan, tetapi juga sebagai sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat. Namun, kegiatan saat ini yang berjalan  masih didominasi oleh kajian keagamaan, sementara pengembangan keterampilan praktis jamaah masih terbatas. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara, ditemukan bahwa sebagian anggota, khususnya pemuda dan kepala keluarga, belum memiliki keterampilan teknis yang memadai, serta tingginya tingkat pengangguran dan pekerjaan tidak tetap yang berdampak pada kondisi ekonomi keluarga. Kebutuhan jasa perawatan dan perbaikan Air Conditioner (AC) terus meningkat, namun belum dimanfaatkan secara optimal karena keterbatasan keterampilan. Kurangnya akses terhadap pelatihan yang aplikatif dan sesuai kebutuhan pasar juga menjadi kendala utama. Oleh karena itu, dilaksanakan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) oleh tim Universitas Pamulang berupa pelatihan keterampilan teknisi AC berbasis kebutuhan.Program ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi teknis peserta, membuka peluang usaha, serta mendorong kemandirian ekonomi jamaah tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan ini mampu menjembatani kesenjangan antara kebutuhan dunia kerja dengan kemampuan masyarakat, serta memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kesejahteraan ekonomi