Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DAKWAH KULTURAL: KAJIAN LITERATUR PADA KOMUNITAS KIAI KANJENG EMHA AINUN NADJIB PERSPEKTIF SASTRA, MUSIK DAN SPIRITUALITAS Muhammad Soim; Martin Kustati; Nelma warni
Masyarakat Madani: Jurnal Kajian Islam dan Pengembangan Masyarakat Vol. 11 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini menganalisis pola dakwah kultural yang dikembangkan oleh Emha Ainun Nadjib melalui komunitas Kiai Kanjeng, mengombinasikan sastra, musik, dan spiritualitas sebagai pendekatan utama. Studi literatur menunjukkan bahwa dakwah interaktif Emha Ainun Nadjib mengedepankan keakraban sosial dan dialog dengan audiens melalui forum Maiyah, diiringi ekspresi seni berbasis tradisi lokal yang efektif membangun kepekaan spiritual dan kebaikan sosial masyarakat Indonesia kontemporer. Penelitian ini mengkaji praktik dakwah kultural yang dilakukan oleh komunitas Kiai Kanjeng pimpinan Emha Ainun Nadjib melalui pendekatan interdisipliner, yakni sastra, musik, dan spiritualitas. Tujuannya adalah untuk menganalisis bagaimana ketiga elemen tersebut diintegrasikan sebagai medium dakwah yang efektif dalam mengomunikasikan nilai-nilai keagamaan dan kemanusiaan secara inklusif. Metode yang digunakan adalah kajian literatur (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif, melibatkan analisis teks sastra (puisi, prosa), aransemen musik, serta konsep spiritualitas yang terkandung dalam karya-karya Kiai Kanjeng. Data diperoleh dari buku, artikel jurnal, rekaman pertunjukan, dan dokumentasi digital. Hasil artikel ini menunjukkan bahwa dakwah kultural Kiai Kanjeng berhasil memadukan sastra (terutama puisi sufistik) sebagai sarana refleksi filosofis, musik (campuran tradisional, Islam, dan modern) sebagai penggerak emosional, serta spiritualitas berbasis tasawuf yang menekankan keragaman dan kedamaian. Kombinasi ini menciptakan ruang dialog antar-agama dan budaya, sekaligus mentransformasikan pesan keagamaan menjadi lebih adaptif bagi masyarakat kontemporer. Implikasinya, model dakwah seperti ini menawarkan alternatif bagi pendekatan konvensional, dengan memperluas cakupan audiens dan relevansi sosial. Kata Kunci: Dakwah Kultural, Kiai Kanjeng, Sastra, Musik, Spiritualitas.