Nurafi Razna Suhaima
Study Program of Food Quality Assurance Supervisor, School of Vocational Studies, IPB University, Jl. Kumbang No. 14, Bogor 16128, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

CHARACTERIZATION OF FISH SKIN FROM DEMERSAL SPECIES AS POTENTIAL COLLAGEN SOURCES: KARAKTERISTIK KULIT IKAN DEMERSAL SEBAGAI SUMBER KOLAGEN Mala Nurilmala; Nurafi Razna Suhaima; Vania Mahardika; Agy Wirabudi Pranata
Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan Vol. 17 No. 2 (2026): MAY 2026
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24319/jtpk.17.301-312

Abstract

Pemanfaatan hasil samping perikanan, khususnya kulit ikan, menawarkan alternatif sumber kolagen dan gelatin yang halal dan aman. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik kulit ikan demersal sebagai sumber kolagen potensial. Kulit ikan yang digunakan yaitu ikan swanggi (Priacanthus tayenus), coklatan (Scolopsis taenioptera), dan kerapu (Epinephelus bleekeri). Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimental dan eksploratif. Analisis yang dilakukan meliputi pengamatan histologi, komposisi proksimat, profil asam amino, profil asam lemak, dan kandungan logam berat. Hasil pengamatan histologi menunjukkan bahwa kulit ikan didominasi oleh lapisan dermis dengan struktur serat kolagen yang jelas, dengan lapisan kolagen paling tebal ditemukan pada kulit ikan kerapu. Analisis proksimat menunjukkan bahwa kulit ikan memiliki kadar air tinggi (61,05–66,99%) dan protein (17,88–20,87%) (basis basah). Profil asam amino menunjukkan bahwa glisin (3,99% b/b) dan alanin (3,15% b/b) merupakan asam amino dominan, yang merupakan karakteristik protein kolagen. Analisis hidroksiprolin turut mengonfirmasi keberadaan kolagen, dengan kadar yang meningkat dari 0,0739 μg/μL pada kulit menjadi 0,4071 μg/μL pada gelatin. Profil asam lemak sampel mix menunjukkan kandungan lipid total yang rendah (55,43% b/b). Analisis logam berat menunjukkan kadar yang sangat rendah, dengan arsen (As) sebesar 0,01–0,02 mg/kg, sedangkan merkuri (Hg), kadmium (Cd), dan timbal (Pb) berada di bawah batas. Temuan ini menunjukkan bahwa kulit ikan swanggi, coklatan, dan kerapu memiliki potensi yang kuat sebagai sumber alternatif kolagen dan gelatin yang aman, halal, dan bernilai tambah.