Skolastika Dinda Ayu Maharani
Sekolah Tinggi Pastoral-Institut Pastoral Indonesia Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Liturgi Sebagai Landasan Utama dalam Kaderisasi Orang Muda Katolik di Kuasi Paroki St. Paulus Kraksaan Skolastika Dinda Ayu Maharani; Teresia Noiman Derung
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 7 No 2 (2026): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v7i2.1394

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan keterlibatan Orang Muda Katolik (OMK) dalam praktik liturgi melalui program kaderisasi di Kuasi Paroki St. Paulus Kraksaan. Program ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman dan partisipasi OMK dalam kegiatan liturgi yang berdampak pada kurang optimalnya regenerasi pelayan Gereja. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pastoral dengan mengadaptasi sepuluh langkah pekerjaan pastoral yang meliputi motivasi pastoral, analisis situasi, studi kelayakan, penyusunan program, pelatihan, dan evaluasi secara berkelanjutan. Kegiatan kaderisasi dilaksanakan melalui pelatihan lektor, pemazmur, dan misdinar yang melibatkan OMK secara aktif dan partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa meskipun OMK menghadapi berbagai kendala, seperti kesibukan sehari-hari dan kurangnya rasa percaya diri, pembinaan yang terarah dan konsisten mampu meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan partisipasi mereka dalam praktik liturgi. Selain itu, keterlibatan OMK dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan liturgi turut memperkuat rasa memiliki terhadap komunitas Gereja dan meningkatkan komitmen mereka dalam pelayanan. Dengan demikian, liturgi tidak hanya berfungsi sebagai sarana ibadah, tetapi juga menjadi media kaderisasi yang efektif dalam membentuk generasi muda Katolik yang lebih beriman, bertanggung jawab, dan berkomitmen terhadap kehidupan menggereja. Oleh karena itu, diperlukan pembinaan pastoral yang berkelanjutan dan sesuai dengan karakteristik OMK untuk mendukung transformasi spiritual secara berkesinambungan.